13 Negara Terlarang bagi Warga Arab Saudi, Ini Faktanya

  • Bagikan
Raja Salman bin Abdulaziz. (Foto: afp)


Pemerintah Arab Saudi melakukan upaya terbaru negeri untuk mengekang penyebaran virus Corona terutama varian Delta. Dengan melarang warga negaranya, berkunjung ke 13 negara yang termasuk Daftar Merah bagi Arab Saudi.

Di antara 13 negara itu, termasuk Indonesia merupakan negara terlarang bagi warga Arab Saudi untuk dikunjungi.

Sebagaimana diketahui varian Delta masuk varian of interst oleh WHO. Varian Delta memiliki kemampuan penyebaran sangat cepat. Bukan hanya itu kelompok yang sebelumnya tidak rentan, seperti anak-anak dan dewasa muda menjadi berisiko dengan gejala lebih berat.

Mengutip Saudi Press Agency (SPA), hukuman yang diberikan terkait larangan bepergian tiga tahun. Ini akan diberikan ke warga negara yang nekad pergi ke negara-negara daftar merah sejak Mei 2021.

“Siapa pun yang terbukti terlibat akan dikenakan pertanggungjawaban hukum dan hukuman yang berat, sekembalinya mereka. Dan, akan dilarang bepergian tiga tahun,” kata pejabat itu, dikutip Reuters, Rabu 28 Juli 2021.

RI Termasuk Negara Daftar Merah

Dalam daftarnya RI memang jadi negara zona merah Arab Saudi. Namun RI tak sendiri, ada juga sejumlah negara lain yakni:

1. Republik Indonesia (RI)

2. Afganistan,

3. Argentina,

4. Brasil,

5. Mesir,

6. Ethiopia,

7. India,

8. Lebanon,

9. Pakistan,

10. Afrika Selatan,

11. Turki,

12. Vietnam dan

13. Uni Emirat Arab.

Sebelum mengeluarkan aturan ini sebenarnya warga Arab Saudi sudah dilarang datang ke RI sejak pekan lalu. Bahkan, bagi yang berada di Indonesia mereka diminta sesegera mungkin kembali ke Arab Saudi.

Sebanyak 455 Warga Arab sudah Tinggalkan RI

Sementara itu, berdasarkan data Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandar Udara Soekarno-Hatta selama hampir sebulan ini ada 455 warga Arab Saudi yang meninggalkan RI. Ini diambil dari 1 Juli hingga 23 Juli 2021. Namun sayangnya alasan kepergian tak diketahui.

Data Kasus Covid-19 Arab Saudi

Data terakhir Arab Saudi mencatat 1.334 kasus baru dengan 11 kematian. Saat ini negeri dengan 30 juta penduduk itu mencatat ada 11/380 kasus aktif.

Hingga Rabu, 28 Juli 2021, negeri itu mencatat ada total 522.108 kasus Covid-19 terjadi di negara itu sejak pandemic masuk di 2020. Total kematian sudah menembus 8.200 orang.

Saat ini, infeksi harian di Arab Saudi cukup terkendali. Turun dari puncak di atas 4.000 pada Juni 2020 menjadi di bawah angka 100 sejak Januari 2021.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *