14 Pegawai Positif Covid, Kantor Pemkab Probolinggo Tak Lockdown

  • Bagikan
Kantor Bupati Probolinggo, tempat bekerja sebagian pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19. (Foto: Ikhsan Mahmudi/Ngopibareng.id)


Dari 139 kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Probolinggo, sebanyak 14 di antaranya merupakan pegawai di empat organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Hanya saja, empat OPD itu tidak melakukan lockdown karena hasil tracing terhadap pegawai yang kontak erat dengan 14 pegawai tersebut hasilnya negatif.

Ke-14 pegawai yang positif Covid itu berasal dari OPD yakni, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dan Mal Pelayanan Publik (MPP).

Di luar empat OPD itu, dilaporkan seorang pegawai instansi vertikal yakni, di Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan juga terinfeksi Covid-19.

“Terkait klaster perkantoran dengan 14 pegawai positif Covid-19 itu sudah kami lakukan tracing terhadap mereka yang kontak erat. Alhamdulillah, hasil tracing semua pegawai negatif,” kata Juru Bicara Satgas Percepatan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, dr. Dewi Vironica, Rabu, 30 Juni 2021.

Dokter Viro, panggilan akrab dr. Dewi Vironica berharap, klaster perkantoran ini tidak meluas. Sehingga tidak menganggu kinerja para pegawai secara umum di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Disinggung perlunya lockdown di empat OPD yang 14 pegawainya terinfeksi Covid-19, dr. Viro mengatakan, tidak perlu. “Tidak perlu lockdown di empat OPD, soalnya hasil tracing seluruhnya menunjukkan negatif,” katanya.

Selan itu, lanjut Viro, sudah dilakukan pengetatan protokol kesehatan serta pemberlakuan batasan 25 persen pegawai melakukan Work From Home (WFH).

Kalau dulu jika ada salah satu kantor zona merah persentasenya harus 50 persen WFH, sekarang 25 persen,” kata perempuan kelahiran Balikpapan, Kaltim itu.

Seperti diketahui, sejak sekitar dua pekan lalu terjadi jumlah lonjakan warga yang positif Covidd-19 di Kabupaten Probolinggo. Bahkan, dua kecamatan yakni, Kraksaan dan Leces sejak Selasa lalu, 29 Juni 2021 masuk zona merah.

Hingga kini dilaporkan terdapat 139 kasus aktif Covid-19. Sedangkan total keseluruhan pasien positif Covid-19 sebanyak 3.432. Terinci, 139 pasien dirawat, 3.092 sembuh, dan 201 meninggal dunia.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *