2 Kali Menikah, Lesti-Rizky Billar akan Dilaporkan ke Polisi

  • Bagikan
Pasangan Lesti dan Rizky Billar. (Foto: Instagram)


Pasangan Lesti dan Rizky Billar mengungkap pernikahan sirinya digelar pada awal tahun 2021. Keduanya kembali menikah untuk dicatatkan sah secara negara ke KUA, pada 19 Agustus 2021. Meski telah menikah siri, Lesti dan Rizky Billar tetap mengikuti proses lamaran hingga ngunduh mantu karena terikat kontrak dengan dua stasiun televisi.

Siapa sangka, hal ini justru membuat baper caleg gagal dari PAN, Mila Machmudah Djamhari. Dia merasa pasangan yang akrab disapa Leslar itu telah melakukan pembohongan publik. Mila pun mengancam akan lapor polisi.

“Mengapa Leslar bisa dipidanakan karena kebohongannya? Karena sudah ada yurisprudesi kasus dengan pasal kebohongan yang menyebabkan kegaduhan. (Ancaman hukuman) Divonis 4 tahun,” kata Mila Machmudah.

Mantan caleg gagal dari PAN, Mila Machmudah Djamhari ancam melaporkan Lesti dan Rizky Billar karena menggelar pernikahan dua kali. (Foto: Istimewa)

Selain Mila yang baper, Rizky Billar dan Lesty Kejora ternyata juga akan dilaporkan oleh Kongres Pemuda Indonesia (KPI) Jawa Timur. Edi Prastio selaku Ketua KPI Jawa Timur mengatakan pihaknya akan melaporkan Rizky Billar dan Lesti terkait pembohongan publik.

Hal itu merujuk pada pernikahan Rizky Billar dan Lesti yang ternyata dilakukan sudah dua kali.

Edi Prastio mengatakan bahwa pernikahan yang sebelumnya dilakukan secara siri, harus melalui isbat di Pengadilan Agama. Bukannya langsung ke Kantor Urusan Agama (KUA) seperti yang dilakukan oleh Lesti dan Rizky Billar.

“Ketika melakukan siri, harus diisbatkan. Supaya tidak berdampak ke anaknya nanti. Kalau dia menikah di KUA, berati nasabnya ke siapa gitu? Itu kebohongan publik,” beber Edi Prastio.

Tak hanya itu, pertimbangan lain yang membuat Edi Prastio menyebut adanya kebohongan publik yakni dugaan pemalsuan surat. Rizky Billar dan Lesti kembali menggelar akad nikah usai sebelumnya menikah siri.

“Dalam administrasi, ada surat pernyataan calon mempelai masih perjaka atau duda, perawan atau janda. Nah, apa yang dimasukkan dalam surat keterangan itu harus dipertanyakan. Kalau menyatakan perawan atau perjaka, kan dia sudah menikah walaupun secara agama,” kata Edi Prastio.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *