7 Fakta Pria Cabuli Bocah Perempuan Sedang Salat di Masjid

Tangkapan layar pria lakukan pencabulan terhadap bocah perempuan saat salat di sebuah masjid di Pangkalpinang (Foto: Instagram warungjurnalis)

[ad_1]

Ada beberapa fakta peristiwa pencabulan terhadap bocah perempuan yang sedang menjalankan salat di Masjid Baitul Makmur Kecamatan Girimaya.

Berikut 7 faktanya kasus yang menimpa warga Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Bukan Warga Asli Pangkalpinang

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra anak tersebut adalah pendatang. Mereka berasal dari Koba, Bangka Tengah.

Dia dan keluarganya singgah untuk salat isya’. Sang ayah salat di tempat khusus laki-laki. Sedangkan, ibunya di barisan perempuan yang ada penyekatnya.

Dalam video tersebut tampak anak perempuan berkerudung kuning salat di belakang seorang perempuan dewasa.

Korban Menangis

Setelah usai salat, korban menceritakan kejadian yang baru dialami kepada orang tuanya. Anak perempuan ini menceritakan kisahnya sembari menangis. Mengetahui hal tersebut orang tuanya lantas melaporkan kejadian tersebut ke pengurus masjid.

Pengurus Masjid Laporkan ke Polisi

Dari pengakuan anaknya, Saiful Anwar kemudian mengecek video rekaman CCTV. Setelah dirasa cukup membawa barang bukti rekaman CCTV, Saiful bersama pengurus masjid lalu melaporkan ke Polsek Bukit Intan.

Saiful berharap kedua orang tua korban segera melaporkan juga kasus tersebut ke pihak berwajib agar bisa segera diusut.

Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Saat mengetahui video tersebut viral, pihak kepolisian setempat lantas memburu pelaku. Bahkan, menurunkan unit buser Naga serta unit PPA untuk melacak kondisi sekitar. Pelaku sudah diketahui ciri-cirinya setelah polisi melihat rekaman CCTV masjid.

Dalam rekaman itu tampak pria bermasker hitam, bercelana jins hitam, berkaos hitam dengan lengan putih.

Viral di Media Sosial

Video aksi bejat tersebut viral di media sosial Instagram. Salah satunya diunggah akun @warungjurnalis.

Dari keterangan pengurus masjid, Saiful Anwar kejadian tersebut berlangsung pada Minggu, 16 Mei 2021. Video itu mulai tersebar Selasa, 18 Mei 2021 siang.

Sejak diunggah video itu ramai diperbincangkan netizen. Mayoritas warganet mengutuk aksi tidak senonoh pelaku.

Pihak Masjid Perketat Keamanan

Setelah terjadi peristiwa nahas itu pihak masjid lantas memperketat keamanan. Ke depannya jumlah CCTV akan ditambah. Selain itu juga memperbanyak security masjid.

Walikota Pangkalpinang Minta Pelaku Menyerahkan Diri

Video tak senonoh itu terdengar di telinga Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil. Ia mendapat broadcast berisi video tersebut dari pesan WhatsApp.

Maulan mengaku geram dan meminta pelaku menyerahkan diri agar bisa segera dihukum dan jera. (kmp/okzn/trb).



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.