9 Khasiat Buah Mengkudu, Redakan Nyeri hingga Tingkatkan Imun

  • Bagikan
Ilustrasi buah mengkudu, yang memiliki nama lain yakni pace atau noni. (Foto: Istimewa)


Buah mengkudu merupakan buah yang kaya khasiat. Manfaat buah mengkudu untuk kesehatan telah dikenal sejak lama. Meski memiliki rasa yang sangat pahit, tidak sedikit masyarakat Indonesia yang menggunakan buah ini untuk mengobati berbagai penyakit, mulai dari sakit kepala, flu, hingga diabetes.

Mengkudu (Morinda citrifolia) merupakan buah berwarna hijau yang banyak ditemukan di Australia, India, dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Buah ini cukup populer dikonsumsi sebagai obat herbal dan suplemen. Buah mengkudu kaya akan antioksidan berupa flavonoid, lignan, dan iridoid yang membantu meredakan peradangan di dalam tubuh. Buah mengkudu kaya akan vitamin C dan juga kalsium.

Definisi Mengkudu

Mengkudu (Morinda citrifolia) atau keumeudee (Aceh); pace, kemudu, kudu (Jawa); cangkudu (Sunda); koddhu’, pacè (Madura); tibah (Bali) berasal daerah Asia Tenggara, tergolong dalam famili Rubiaceae. Nama lain untuk tanaman ini adalah noni (Betawi, Hawaii), nono (Tahiti), nonu (Tonga), ungcoikan (Myanmar) dan ach (Hindi), yang dapat tumbuh di dataran rendah hingga pada ketinggian 1500 m.

Tinggi pohon mengkudu mencapai 3-8 m. Memiliki bunga bongkol berwarna putih dengan buah majemuk yang masih muda berwarna hijau mengkilap dan memiliki totol-totol. Ketika buahnya sudah tua berwarna putih dengan bintik-bintik hitam.

Masyarakat Betawi biasanya mengambil daun mudanya untuk membuat Nasi Goreng Betawi. Daun yang sudah tua rasanya pahit. Masyarakat Aceh menggunakan buah mengkudu sebagai sayur dan rujak. Daunnya juga digunakan sebagai salah satu bahan nicah peugaga, kuliner buka puasa. Karena itu, mengkudu sering ditanam di dekat rumah di pedesaan di Aceh. Selain itu mengkudu juga sering digunakan sebagai bahan obat-obatan.

Asal Usul Buah Mengkudu

Dahulu keberadaan buah mengkudu tidak terlepas dari bangsa Polinesia. Mereka menetap di Kepulauan Samudra Pasifik. Bangsa Polinesia dipercaya berasal dari (Asia Tenggara). Pada 100 SM, bangsa yang terkenal berani mengembara ini menyeberangi lautan. Setelah lama mengembara, mereka sampai di sekitar Polinesia, yaitu kepulauan di sekitar Pasifik Selatan. Para petualang tersebut langsung jatuh hati saat melihat indahnya pemandangan, kondisi pantai, dan pulaunya.

Mereka sudah membawa perbekalan lengkap, termasuk stek dan tunas mengkudu. Pohon ini dianggap barang keramat. Sejak 1500 tahun lalu, penduduk kepulauan yang kini disebut Hawaii itu mengenal mengkudu dengan sebutan noni memiliki banyak manfaat. Mereka memandangnya sebagai Hawaii magic plant, karena buah ini dipercaya bisa mengobati berbagai macam penyakit.

Kandungan Nutrisi Mengkudu

Mengkudu mengandung beragam nutrisi baik yang dapat dimanfaatkan sebagai pengobatan, antara lain karbohidrat, protein, gula, vitamin C, vitamin E, biotin, folat, magnesium, kalium, dan kalsium.

Selain itu, beberapa nutrisi yang berfungsi untuk mencegah beberapa penyakit yakni:

1. Selenium, merupakan salah satu mineral yang terdapat pada mengkudu merupakan antioksidan yang hebat. Berbagai jenis senyawa yang terkandung dalam mengkudu: xeronine, plant sterois, alizarin, lycine, sosium, caprylic acid, arginine, proxeronine, antra quinines, trace elemens, phenylalanine, magnesium, dll.

2. Terpenoid, zat yang membantu dalam proses sintesis organic dan pemulihan sel-sel tubuh.

3. Zat anti bakteri, yang terkandung dalam sari buah mengkudu itu dapat mematikan bakteri penyebab infeksi, seperti Pseudomonas aeruginosa, Protens morganii, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Escherichia coli. Zat anti bakteri itu juga dapat mengontrol bakteri pathogen (mematikan) seperti Salmonella montivideo, S. scotmuelleri, S. typhi, dan Shigella dusenteriae, S. flexnerii, S. pradysenteriae, serta Staphylococcus aureus.

4. Scolopetin, Senyawa yang efektif sebagai unsur anti peradangan dan anti-alergi.

5. Zat anti kanker, yang efektif untuk melawan sel-sel abnormal.

6. Xeronine dan Proxeronine, merupakan salah satu alkaloid penting yang terdapat di dalam buah mengkudu adalah xeronine, zat proxeronine ialah jenis asam nukleat seperti koloid-koloid lainnya, sementara xeronine zat yang diserap sel-sel tubuh untuk mengaktifkan protein-protein yang tidak aktif, mengatur struktur dan bentuk sel yang aktif.

Ilustrasi jus mengkudu sebagai obat tradisional. (Foto: Istimewa)

Manfaat Buah Mengkudu

1. Membantu mengatasi arthritis

Salah satu obat tradisional yang bisa digunakan untuk mencegah penyakit arthritis, yakni sebuah kondisi nyeri sendi. Dalam penelitian yang pernah dipublikasikan tahun 2011, pemberian jus mengkudu setiap hari kepada pasien osteoartritis berhasil menurunkan frekuensi dan tingkat keparahan nyeri.

2. Meningkatkan kekebalan tubuh

Kandungan vitamin C sendiri dikenal sebagai salah satu asupan yang paling baik untuk mendukung sistem kekebalan tubuh, karena vitamin tersebut berperan melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas dan racun lingkungan. Kandungan scopoletin yang hadir dalam buah mengkudu juga memiliki sifat anti-bakteri, anti-inflamasi, antijamur dan anti-histamin yang meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh. Sifat anti-bakteri buah mengkudu menunjukkan khasiat yang cukup ampuh untuk melawan bakteri E. coli, Staphylococcus aureus, dan Proteus vulgaris.

3. Membantu menurunkan kolesterol

Penelitian tim dari University of Illinois College of Medicine mengungkap, bahwa minum jus mengkudu selama satu bulan dapat mengurangi kolesterol total dan kadar kolesterol LDL pada perokok berat.

4. Menurunkan gula darah

Penelitian di Universitas Hindia Barat, bahwa buah mengkudu memiliki sifat penurun gula darah yang ternyata buah mengkudu dan memang efektif sebagai obat diabetes dalam menurunkan gula darah.

5. Meningkatkan daya tahan tubuh

Kandungan antioksidan dalam buah mengkudu yang bisa mengurangi kerusakan jaringan otot yang biasa terjadi saat olahraga.

6. Menjaga berat badan

Buah mengkudu juga bisa membantu menurunkan berat badan karena sebelumnya mengkudu dapat membantu mengurangi kolesterol dan lemak, serta meningkatkan metabolisme.

7. Menjaga kesehatan otak

Kandungan antioksidan dalam emngkudu dapat membantu menjaga serta melindungi sel otak yang biasa dipicu oleh stres oksidatif yang merusak neuron.

8. Mengkal kanker

Antioksidan tinggi yang ada dalam mengkudu juga berguna dalam emncegah perkembangan sel kanker dalam tubuh, karena dalam mengkudu terdapat sifat yang mampu merangsang kekebalan tubuh dalam memerangi pertumbuhan tumor.

9. Melancarkan sistem pencernaan

Vitamin A, protein, kalsium dan zat besi yang terkandung di dalam mengkudu bermanfaat bagi kesehatan sistem pencernaan dengan mengaktifkan sistem pencernaan, merelaksasi otot usus dan membersihkannya.

Efek Samping Konsumsi Mengkudu

Mengkonsumsi segala sesuatu secara berlebihan tidak baik. Pada tahun 2009, jurnal European Food Safety Authority mengeluarkan pernyataan, bahwa konsumsi jus mengkudu untuk masyarakat umum terbilang aman. Namun, para ahli di EFSA melaporkan bahwa beberapa individu mungkin memiliki kepekaan tertentu terhadap efek toksisitas hati.

Selain itu, orang dengan penyakit ginjal kronis atau gagal ginjal mungkin dapat menghindari jus mengkudu, karena buah tersebut tinggi kalium dan dapat menyebabkan kadar senyawa dalam darah tidak aman. Selain itu, jus mengkudu dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu, seperti yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi atau yang digunakan untuk memperlambat pembekuan darah.

Agar terhindar dari efek samping berbahaya, Anda sebaiknya berhati-hati sebelum mengonsumsi obat-obatan herbal, termasuk buah mengkudu, terutama jika Anda memiliki kondisi berikut ini:

1. Sedang hamil atau menyusui

Buah mengkudu tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil karena berisiko menimbulkan gangguan pada tumbuh kembang janin. Buah ini juga sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebih oleh ibu menyusui karena efeknya pada bayi yang diberi ASI belum diketahui dengan jelas.

2. Kadar kalium yang tinggi di dalam darah

Konsumsi buah mengkudu dapat meningkatkan kadar kalium di dalam tubuh, sehingga buah ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh orang yang mengalami hiperkalemia, yaitu tingginya kadar kalium di dalam darah. Kondisi ini bisa menimbulkan berbagai gejala, seperti kelelahan, mual, sulit bernapas, dan dada berdebar. Jika tidak diobati, hiperkalemia bisa menimbulkan komplikasi berupa gangguan saraf dan fungsi ginjal, serta gangguan irama jantung.

3. Penyakit ginjal

Buah mengkudu juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh orang yang memiliki penyakit ginjal. Hal ini dikarenakan konsumsi buah mengkudu berlebih atau dalam dosis tinggi bisa membuat ginjal lebih cepat rusak.

4. Gangguan pada organ hati

Berbagai jenis obat-obatan dan suplemen herba, termasuk suplemen buah mengkudu, bisa menimbulkan kerusakan organ hati atau penyakit hati. Efek ini lebih berisiko terjadi pada orang yang mengonsumsi buah mengkudu dalam jangka panjang atau secara berlebihan.

Agar lebih aman, Anda sebaiknya berkonsultasi ke dokter terlebih dulu sebelum memutuskan untuk menggunakan buah mengkudu, terutama jika ingin menggunakannya sebagai pengobatan.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *