Akal-akalan Emak-emak Pemotor Pakai Masker Plastik Kresek

Emak-emak pemotor nekat pakai tas kresek sebagai ganti masker. Dia mengaku pedagang di Pasar Lubuk Buaya, Padang. (Foto: Tangkapan layar)

[ad_1]

Cek dulu masker sebelum keluar rumah. Jangan sampai Anda nekat mengakali kewajiban pemakaian masker dengan menggunakan tas kresek atau kantong plastik. Sebuah video viral di media sosial dan diunggah kembali oleh akun Instagram @makassar_iinfo memperlihatkan aksi emak-emak nekat pakai tas kresek transparan untuk mengelabui polisi yang tengah bertugas menertibkan kewajiban pemakaian masker di tengah pandemi Covid-19.

Saat dicegat, tampak emak-emak pemotor berbaju biru tua mencoba menjelaskan alasannya mengenakan tas kresek bening yang dikaitkan di kuping untuk menutupi hidung dan mulutnya. Sayang, percakapannya dengan polisi tak terdengar jelas di dalam video viral itu.

Sementara itu, polisi yang mencegat si emak-emak tampak tertawa geli. Malahan seorang polisi lainnya berpose dengan jempol mengacung di samping emak-emak bermasker tas kresek itu.

Netizen yang melihat video itu pun memberi komentar yang beragam. Umumnya komentar netizen menganggap aksi si emak-emak lucu. Video kocak emak-emak itu langsung viral di media sosial dan memunculkan reaksi beragam dari netizen.

” Yang penting kan bisa nutupin hidung dan mulut to pak polisi????????,” tulis akun netizen.

” Emak2 slalu kreatif????????,” sahut lainnya.

” Harus dihargai usahanya????????????,” jawab netizen lain.

Aksi emak-emak pemotor nekat pakai tas kresek jadi masker bikin geli petugas. (Foto: Tangkapan layar)
Aksi emak-emak pemotor nekat pakai tas kresek jadi masker bikin geli petugas. (Foto: Tangkapan layar)

Alasan Emak-emak Akali Petugas pakai Masker Tas Kresek

Kabid Humas Polda Sumatera Barat (Sumbar) Kombes Satake Bayu Setianto menjelaskan, emak-emak yang pakai “masker” tas kresek itu adalah pedagang di Pasar Lubuk Buaya, Padang. Kejadiannya pada Senin, 10 Mei 2021.

“(Kejadian) itu dalam rangka operasi protokol kesehatan (prokes). Ditemukan itu (emak-emak pakai masker dari plastik kresek), terus dikasih masker (oleh polisi),” jelasnya.

Emak-emak itu, lanjut Satake Bayu Setianto, tidak membawa masker saat berkendara. Di saat yang sama, emak-emak itu melihat operasi protokol kesehatan (prokes). Akhirnya, dia panik dan nekat pakai tas kresek sebagai pengganti masker.

“Informasinya (emak-emak) di pedagang di situ. Mungkin dia panik karena nggak pakai masker, lihat ada kegiatan operasi prokes. Dia nggak bawa masker, yang adanya plastik kresek,” ujar Satake Bayu Setianto.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.