Film, Viral  

Aksi Tom Cruise Melawan Alien

Salah satu adegan film Edge of Tomorrow yang dibintangi aktor Tom Cruise. (Foto: Warner Bros)

[ad_1]

Film fiksi ilmiah Amerika yang dirilis 2014 berjudul Edge of Tomorrow akan tayang di Bioskop Trans TV, pada Jumat 11 Februari 2022 pukul 21.30 WIB. Film yang dibintangi oleh Tom Cruise dan Emily Blunt ini berdasarkan pada permainan latar yang diadaptasi dari novel ringan Jepang All You Need Is Kill karya Hiroshi Sakurazaka.

Peran Tom Cruise sebagai Kolonel Cage dalam Edge of Tomorrow ini ditawarkan pertama kali pada Brad Pitt. Setelah kesuksesan World War Z, mungkin Brad Pitt merasa ini malah akan menjadi anti-klimaks sehingga menolaknya dengan alasan jadwal syuting yang bentrok dengan filmnya yang lain. Akhirnya, sutradara pun beralih ke Tom Cruise yang menerimanya dengan senang hati. Mari saksikan bersama apakah Edge of Tomorrow bisa melampaui keberhasilan World War Z.

Edge of Tomorrow garapan sutradara Doug Liman ini mengambil latar belakang masa depan, di mana ras alien menginvasi Bumi dan mengalahkan unit-unit militer di dunia. Film ini memperoleh rating yang cukup tinggi, rating IMDb 7.9/10 sedangkan rating Rotten Tomatoes 91 persen.

Film ini juga berhasil mendapatkan beberapa penghargaan, di antaranya Critics’ Choice Movie Award untuk Artis Terbaik di Film Aksi dan Festival Film Bandung untuk Film Impor Fiksi Ilmiah Terpuji.

Lokasi Syuting dan Properti Pinjam dari Film Harry Potter

Sepertinya Warner Bros tak ingin mengeluarkan biaya yang terlalu besar untuk film futuristik seperti Edge of Tomorrow ini. Hal ini terbukti dengan keputusan sang produser untuk menekan biaya pengadaan lokasi syuting dan properti film dengan ‘meminjam’ dari seri film Harry Potter.

Edge of Tomorrow dan Harry Potter memang berada di bawah naungan rumah produksi yang sama, sehingga tak heran jika keputusan ini diambil. Namun siapa yang menyangka, ya, bahwa lokasi syuting dan properti film yang ternyata ‘bekas’ tetap bisa menghasilkan film yang secara visual tetap berkualitas.

Pesta

Ketika proses syuting sudah mencapai progress kira-kira 95 persen, Tom Cruise mengadakan pesta untuk semua kru dan lawan mainnya dalam film tersebut dengan budget lebih dari 100.000 dolar AS atau setara dengan Rp1,2 miliar. Sayang, pesta besar tersebut malah tak dihadiri oleh Tom Cruise sendiri karena dia sedang sibuk menyelesaikan beberapa adegan terakhir yang butuh penyempurnaan.

Budjet Mahal untuk Naskah Film

Situs IMDb melaporkan bahwa sang penulis naskah pertama, Dante Harper, tadinya tidak berniat menjual naskah buatannya pada Warner Bros. Namun setelah bekerja sama dengan selama beberapa waktu, terjadi pembenahan naskah di sana-sini yang akhirnya malah membuat Dante ‘dibuang’ dari tim pembuat naskah asli dan namanya direncanakan tak muncul di bagian kredit film.

Dante pun akhirnya memutuskan untuk ‘menjual’ naskah tersebut alias meminta hak paten atas karya cemerlangnya itu. Warner Bros pun bersedia ‘membelinya’ dengan harga Rp12,3 miliar agar tetap bisa menggunakan naskah yang berpotensi menjadi box office tersebut.

Sinopsis Film Edge of Tomorrow

Film ini mengisahkan tentang Mayor William Cage (Tom Cruise) yang dikirim dalam sebuah misi yang dilancarkan United Defense Force (UDF) di Paris, Perancis. Baca juga: Sinopsis Rain Man, Konflik Tom Cru. Saat itu, UDF berencana melakukan invasi di kota yang telah dikuasai oleh ribuan alien berjuluk “Mimics”. Karen tidak merasa memiliki pengalaman yang cukup di lapangan, Cage berusaha membicarakan keputusan ini pada Jenderal Brigham (Brendan Gleeson).

Namun sayangnya, usulannya tidak ditanggapi dengan baik oleh Brigham. Keduanya terlibat adu mulut hingga akhirnya Cage ditahan. Ia dikirim ke sebuah markas UDF yang berlokasi di bekas Bandara Heathrow untuk menemui Sersan Farell (Bill Paxton). Tanpa sepengetahuan Cage, Jenderal Brigham ternyata tetap mengirimnya ke Paris.

Misi pun berjalan dengan penuh kegagalan. Sersan Farell dan seluruh anggota J-Squad tewas dalam pertempuran. Sementara, Cage terluka parah akibat sebuah ledakan. Usai beberapa menit berselang, Cage mendapati dirinya kembali ke markas di Heathrow tanpa sedikit pun luka di tubuhnya.

Dengan keadaan panik, Cage berusaha memperingatkan Sersan Farell tentang tragedi yang akan menimpa mereka. Ternyata benar, Cage kembali gagal dalam misinya. Ia pun harus menjalani pertempuran yang sama bersama Farell dan J-Squad. Hingga suatu hari, Sersan Rita Vrataski (Emily Blunt) menyadari Cage tengah terjebak dalam putaran waktu.

* Disclaimer: pembaca perlu mengingat jika jadwal acara dapat berubah sewaktu-waktu tanpa ada informasi sebelumnya dari pihak penyedia siaran.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.