Badai Seroja Berlalu, 33.237 Pelanggan PLN di Pulau Sumba Menyala

  • Bagikan


Waingapu, SuaraKupang.com – Dampak Badai Seroja dan banjir bandang pada 5 April 2021 lalu turut dirasakan oleh masyarakat di daratan Pulau Sumba. Badai Seroja tidak hanya menghancurkan bangunan rumah penduduk, ladang pertanian dan akses jalan tetapi juga turut membawa dampak pada kelistrikan di Pulau Sumba.

Sesuai data dari PLN UP3 (Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan) Sumba, pasca Badai Seroja tercatat per 5 April 2021 lalu sebanyak 164 Desa terdampak, 321 Gardu Terdampak, dan 35.738 pelanggan PLN UP3 Sumba padam. Pemadaman ini terjadi karena banyaknya tiang yang roboh, Kabel SR Pelanggan yang jatuh dan gardu PLN terendam banjir.

Guna memulihkan kembali sistem kelistrikan di Pulau Sumba khususnya Waingapu, PLN UP3 Sumba sigap membentuk Tim Recovery Paska Badai Seroja guna memperbaiki kembali jaringan PLN yang roboh.
Dipimpin langsung oleh Manager UP3 Sumba Made Hary Palguna, Tim Recovery Paska Badai Seroja dimulai. PLN UP3 Sumba menurunkan kurang lebih 70 personil gabungan untuk memperbaiki jaringan PLN tersebut.

“Mari kita kerahkan semaksimal mungkin kemampuan kita untuk melakukan pemulihan pada kelistrikan paska Badai Seroja ini sehingga pelanggan yang terkena dampak tidak merasakan padam terlalu lama” ujar Made Hary.

Kerja solid Tim Recovery Paska Badai Seroja membuahkan hasil, secara bertahap pada hari pertama paska Badai Seroja tepatnya 6 April 2021 PLN UP3 Sumba berhasil menyalakan 74 Desa, 109 Gardu distribusi, dan 13.922 Pelanggan.

“Terima kasih atas kerja keras rekan-rekan PLN, sore ini listrik bisa menyala di RT 33 Kelurahan Kambajawa. Semoga semua teman-teman di beri kesehatan yang cukup karena betapa besar jerih lelah di tengah hujan besarpun tetap kerja pemulihan agar kita bisa nikmati terang” ujar Josiana Djoru warga Kelurahan Kambajawa

Sampai saat ini, 20 April 2021 PLN UP3 sumba telah berhasil menyalakan kembali 153 desa, 295 gardu distribusi dan 33.237 pelanggan.

Tim recovery PLN UP3 Sumba masih terus berupaya untuk menyalakan kembali pelanggan yang masih padam dampak dari Badai Seroja. Hal ini dikarenakan pelanggan tersebut berada pada daerah yang terkena dampak paling parah seperti akses jalan rusak, akses jalan terputus dan berlumpur serta tiang dan jaringan PLN tumbang terseret banjir seperti di daerah Kamanggi, Tabundung, Waijelu dan sebagian Melolo.

“Kami maksimalkan pada bulan april ini sudah bisa pulih semua sistem kelistrikan di Pulau Sumba, mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Sumba agar pemulihan berjalan dengan baik” ujar Made.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *