Begini Cara Berkunjung ke Mal di Surabaya selama PPKM Level 4

  • Bagikan
Pengunjung saat melakukan check in ketika akan memasuki mal Tunjungan Plaza, Surabaya. (Foto: Ist)


Pemerintah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat 10-16 Agustus 2021. Di tengah perpanjangan ini, pemerintah melonggarkan sejumlah aturan, di antaranya dengan membuka mal secara bertahap di empat daerah dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Scan Barcode Vaksinasi

Ngopibareng.id mengamati penerapan kebijakan baru di Tunjungan Plaza Surabaya. Sesuai aturan, seluruh pengunjung yang akan masuk ke dalam mal harus sudah divaksin dengan melakukan scan barcode yang tersedia di masing-masing pintu masuk dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Setiap pengunjung harus mengunduh aplikasi tersebut kemudian mengisi data berupa nama, nomor telepon, email, dan nomor induk kependudukan (NIK). Nantinya, pengunjung harus melakukan check in dengan cara melakukan scan barcode yang disediakan pihak mal.

Setelah scan, akan muncul laman check in yang berisi data dan waktu, serta jumlah pengunjung. Misalnya 2.075/8.000 yang artinya pengunjung ke 2.075 dari kapasitas maksimal pengunjung di masa PPKM sebanyak 8.000 orang.

Apabila pemberitahun ini muncul, maka pengunjung dapat melakukan check in. Kemudian akan muncul konfirmasi otomatis berupa centang hijau, sebagai tanda pengunjung diperbolehkan masuk. Artinya pengunjung sudah tervaksin sesuai data NIK.

Namun, apabila yang muncul adalah tanda centang merah, maka pengunjung belum tervaksin dan tidak diperkenankan masuk oleh petugas yang berjaga.

Laman ketika pengunjung berhasil melakukan check in. (Foto: Tangkapan Layar)

Aturan Makan di Dalam Mal

Tak hanya masuk saja, keluar pun harus melakukan hal yang sama untuk mengetahui data pengunjung yang ada di dalam mal.

Selain masalah vaksin, petugas juga mewajibkan pengunjung yang datang harus menggunakan masker, mencuci tangan, dan melakukan pengecekan suhu tubuh.

Berbeda dengan di dalam mal, setiap stand ditempel oleh stiker besar yang berisikan jumlah maksimal pengunjung dalam satu stand. Karena untuk melakukan pengaturan jarak antar pengunjung.

Di dalam mal, terlihat sebagian besar stand telah buka. Kecuali arena permainan, dan beberapa tempat makan yang berada di dalam mal. Kalaupun buka, untuk makan tidak diperkenankan makan di dalam mal karena area yang tertutup kecuali untuk delivery.

Makan hanya boleh ditempat terbuka, seperti beberapa stand makanan di TP6 yang sebagian memiliki ruang terbuka. Itu pun terbatas sesuai kapasitas maksimal di masa PPKM.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *