Bupati Lamongan Terus Gaungkan Gerakan Literasi

  • Bagikan
Bupati YES menyampaikan materi dalam PKKMB, di STIT Al-Fattah dengan Universitas Billfath Sekaran, Senin (13/9/2021)


Di momentum 100 tahun Indonesia merdeka pada tahun 2045 mendatang, hal itu diyakini akan terwujud masyarakat beradab yang dicirikan dengan kebudayaan luhur, teknologi canggih, sistem pemerintahan yang bersih dan adil, serta tatanan hidup yang aman dan nyaman bagi sebagian besar anggotanya. Hal tersebut disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat membuka PKKMB (Pengenalan Budaya Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru) STIT Al-Fattah dengan Universitas Billfath Sekaran Lamongan, Senin (13/9/2021).

Saat didapuk menjadi narasumber dalam kegiatan itu, orang nomor satu di Lamongan tersebut juga menyampaikan materi tentang menyiapkan generasi emas Indonesia tahun 2045. Generasi emas sendiri adalah generasi yang cerdas, kreatif, inovatif, produktif, berkarakter kuat, damai dalam berinteraksi sosial, sehat dan menyehatkan, serta berperadaban unggul.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati yang akrab disapa Bupati YES ini juga menuturkan, bahwa mempersiapkan generasi emas di tahun 2045 itu sangat penting. Pencapaian visi Indonesia 2045 melalui generasi emas ini, menurutnya harus diikuti komitmen bersama dalam mempersiapkan SDM yang berkualitas. Langkah yang paling tepat, imbuh Bupati YES, yakni dengan memastikan bagaimana pelayanan pendidikan dan jaminan kesehatan bagi masyarakat, karena pendidikan dan kesehatan menjadi faktor utama pengungkit Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Lebih lanjut, dalam rangka mempersiapkan SDM yang unggul dan berdaya saing di bidang pendidikan, Bupati YES mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Lamongan telah menyusun kebijakan strategis melalui program Perintis (pendidikan yang berkualitas dan gratis) yang di dalamnya terdiri dari pemerataan akses pendidikan, menguatkan gerakan literasi dan pendidikan karakter.

“Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mendorong supaya seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan akses pendidikan. Untuk itu, setiap tahun Pemerintah Kabupaten Lamongan akan memberikan beasiswa, baik itu untuk S1 maupun S2, bagi mahasiswa yang berprestasi dan tidak mampu. Khusus beasiswa S2, dengan persyaratan khusus hafal 30 juz Alquran, serta akan memberikan berbagai pendidikan dan pelatihan dalam rangka persiapan memasuki pasar kerja,” Ungkap Bupati YES.

Tak hanya itu, Bupati YES juga mengajak mahasiswa dan seluruh civitas akademika untuk terus menggaungkan gerakan literasi serta konsisten melaksanakannya. Menurutnya, gerakan literasi juga menjadi bagian yang sangat penting dan harus dijadikan sebagai komitmen bersama, karena dengan memahami literasi, maka akan memberikan kemudahan dalam beradaptasi dan menghadapi persaingan global.

“Teruslah berliterasi, teruslah beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perkembangan kehidupan yang sekarang terjadi. Jawaban yang paling penting adalah bagaimana kita terus berliterasi. Karena tidak semua orang bisa berkuliah, maka benar-benar manfaatkanlah waktu kuliah ini untuk membentuk karakter lebih baik dan menciptakan diri kita lebih baik,” tambahnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *