Covid-19 di China Melonjak, Nasib Olimpiade Musim Dingin Terancam

Febri Diansyah, mantan Jubir KPK menyebut honor pemakaman Covid-19 yang diterima Bupati Jember tak cukup sekadar dikembalikan. (Ilustrasi: Fa-Vidhi/Ngopibareng.id)

[ad_1]

Terjadi lonjakan kasus Covid-19 di China.Akibatnya, nasib ajang olahraga Olimpiade musim dingin yang akan diselenggarakan di Negeri Tirai Bambu, 4-20 Februari terancam ditunda.

Seperti diketahui, pemerintah China melaporkan 140 kasus terkonfirmasi Covid-19 pada Jumat 24 Desember 2021, naik dari 87 kasus yang dilaporkan pada hari sebelumnya, sebut Komisi Kesehatan Nasional China, Sabtu, 25 Desember 2021.

Sebanyak 87 kasus pada Jumat merupakan transmisi lokal, yang juga mengalami kenaikan dari 55 kasus sehari sebelumnya. Mayoritas kasus baru tercatat di provinsi Shaanxi.

Otoritas Kesehatan Negeri Panda itu juga mencatat 24 kasus orang tanpa gejala (OTG), turun dari 26 kasus sehari sebelumnya. Di China, OTG tidak diperhitungkan sebagai kasus terkonfirmasi Covid-19.

Hingga 24 Desember tercatat 100.871 kasus terkonfirmasi dan 4.636 kematian akibat Covid-19 di daratan China.

Kendati lonjakan terus terjadi, pemerintah China belum mengubah rencana mereka untuk menggelar Olimpiade musim dingin. Sampai saat ini belum ada penjelasan apa pun dari otoritas China mengenai ajang olahraga empat tahunan tersebut.

Namun bukan berarti tidak ada kemungkinan even tersebut ditunda jika terus terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19. Masih ada waktu sekitar sebulan lebih bagi pemerintah China untuk meyakinkan negara peserta datang dan berlaga.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.