Dari Turki Usmani Hadir di Indonesia

15 September 2021

[ad_1]

Isaac Carasso lahir di Salonika 1874. Sudah ratusan tahun  nenek moyangnya tinggal di kota yang berada di teluk Thermaic ini setelah terusir dari Spanyol karena masalah politik. Salonika adalah sebuah kota yang berada dalam wilayah Turki Usmani sejak tahun 1430. Perubahan politik telah menjadikan kota yang berdiri tahun 315 SM ini menjadi Wilayah Yunani sejak tahun 1912 dengan nama Thessaloniki.

Tahun 1916 Carasso berhijrah bersama istri dan tiga buah  hatinya. Pria berdarah Yahudi ini meninggalkan kota yang kini terbesar kedua di Yunani itu untuk mencari penghidupan baru di Barcelona, Spanyol.

Di Barcelona  ia mengamati bahwa banyak anak-anak mengalami masalah infeksi usus. Terinspirasi oleh pemenang hadiah Nobel dan direktur PasteurInstitute Ilya Mechnkov, ia memerkenalkan yogurt untuk mengatasi masalah tersebut. Yogurt sudah terkenal bermanfaat bagi kesehatan di semenanjung Balkan, tanah kelahirannya. Hanya 3 tahun dari kedatangannya di Barcelona, tahun 1919 Isaac meluncurkan yogurt berkemasan keramik dengan merek Danone. Danone diambil dari nama anaknya, Daniel Carasso, yang sehari-hari dipanggil Danon.

Sepuluh tahun kemudian, Isaac mulai mengepakkan sayap ke Perancis. Tahun 1929 ia mendirikan Societe Parisienne du Yoghourt Danone dan membuka gerai ritel pertamanya di Paris. Gerai berlokasi di rue Andre Masseger itu mengusung slogan lezat dan sehat. Danone diposisikan sebagai makanan penutup yang tepat untuk pencernaan yang sehat dan menyenangkan.  Warga Paris menyerbu makanan yang sebelumnya telah dijajakan di apotek itu.

Daniel Carasso hijarah ke Amerika Serikat tahun 1941, dua tahun setelah Isaac Carsso, sang ayah, meninggal. Pria kelahiran 1905 di Salonika berhijrah karena Paris diinvasi oleh Nazi. Hijrah yang dilakukan karena paksaan kondisi politik ini justru menjadi berkah. Daniel mengembangkan bisnisnya di negeri Paman Sam. Diawali dengan mengakuisisi sebuah toko yogurt di New York, Daniel menambahkan cita rasa lokal berupa lapisan selai buah.  Produk itupun diterima luas di pasar. Danone di USA telah berkembang pesat ketika Daniel kembali ke Perancis tahun 1951.

Tahun 1970 BSN adalah perusahaan makanan dan minuman bayi terbesar di Eropa setelah mengakusisi Evian. Tahun 1972 BSN merger dengan Danone.  Merger ini menjadi mungkin karena kedekatan Daniel Carasso dengan Antoine Riboud, pendiri BSN, setelah bertemu di REDEP. REDEP adalah pusat pengembangan profesional yang telah membantu kedua perusahaan sejak beberapa tahun sebelumnya.  Daniel Carasso ingin lebih mengembangakan Danone secara internasioanl dan memandang Riboud sebagai orang yang tepat untuk melakukannya. Merger diumumkan pada bulan Desember tahun 1972. 

Mehmed Al Fatih, salah satu pemimpin terkemuka Turki Usmani

Selengkapnya klik https://korporatisasi.com/2021/02/01/dari-turki-usmani-hadir-di-indonesia/

[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *