DC Punya Aturan Unik, Batman Ternyata Tak Boleh Lakukan Adegan Seksual Eksplisit

[ad_1]

DC Melarang Batman Digambarkan Lakukan Adegan Seksual Eksplisit

Sumber gambar: Batman versi animasi dari arsip Warner Bros. 

Perusahaan komik DC memiliki aturan unik terhadap salah satu karakter terpenting mereka: Batman. Sang pahlawan Gotham itu tidak boleh digambarkan melakukan adegan seksual eksplisit. Batman boleh jadi kejam dan membunuh kroco penjahat Gotham. Batman bisa depresi. Tapi, intinya, jangan gambarkan dia lagi ena-ena.

Fakta itu disampaikan Justin Halpern, sosok kreatif yang menggarap seri komik Harley Quinn, saat diwawancarai Variety. Di salah satu edisi Harley Queen, Halpern dkk hendak menampilkan adegan seksual antara Batman dan Catwoman. Tapi petinggi DC segera memperingatkan mereka agar adegan itu dihilangkan saja.

“Utusan manajemen DC bilang alasan [penyensoran] itu karena ‘superhero tidak bisa digambarkan sedang gituan’. Kami bingung dong, apa maksudnya superhero ga punya nafsu? Lantas mereka menjawab, ‘soalnya bisnis kami menjual mainan sosok superhero. Bakal sulit menjual action figure mereka kalau orang tahu dia demen ena-ena.”

Kebijakan itu bisa dibilang membenarkan kecurigaan fans selama beberapa tahun terakhir. Batman, sekaligus sosok Bruce Wayne, adalah playboy yang terkesan agak alim karena jarang digambarkan menjamah tubuh perempuan. Ternyata memang ada aturan macam itu. Adaptasi film-film Batman juga tidak pernah menampilkan adegan seks yang terlalu eksplisit.

Beberapa penggemar komik punya teori lain kenapa Bruce Wayne tidak cocok digambarkan melakukan adegan seksual eksplisit, seperti felatio atau menjajal posisi aneh. Soalnya, doi adalah sosok yang introvert dan punya trauma mendalam kehilangan orang tua. Batman pun tidak terlalu suka disorot selama memberantas berbagai kejahatan di Gotham. Wajar kalau dia sulit pede banget sama pasangan melakukan seks yang aneh-aneh. Hmm, alasan yang ini lebih masuk akal daripada dalih DC bahwa semua ini demi marketing mainan.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.