Dispendik Surabaya Mulai Program Spesial untuk Pelajar IQ Tinggi

  • Bagikan
Ilustrasi Pembelajaran yanh dilakukan dimasa pandemi Covid-19. (Foto: dok Ngopibareng.id)


Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya memberikan perhatian pada anak berkebutuhan khusus atau inklusi. Bentuk perhatian tersebut berupa program kelas khusus bagi pelajar SD-SMP yang memiliki IQ di atas rata-rata.

Program Pelajar IQ Tinggi

“Sekarang ini kami tangani lagi anak-anak yang IQ-nya di atas rata-rata itu dimasukan ke dalam kelas khusus. Mereka nanti dibina oleh guru-guru pilihan dari semua sekolah swasta dan negeri di Kota Surabaya,” kata Kepala Dispendik Kota Surabaya, Supomo.

Supomo melanjutkan, nantinya pelajar SD-SMP baik swasta maupun negeri di Kota Surabaya yang akan mengikuti program ini, akan menjalani seleksi dan tes secara bertahap.

“Tesnya nanti bertahap, mulai Tes Potensi Akademik (TPA) hingga Tes IQ. Baru setelah itu kemudian mereka mengikuti pembelajaran. Karena itu, SD-SMP seluruh Surabaya silakan mengirimkan anak-anak terbaiknya, kemudian nanti kami pilih,” katanya.

Kelas Khusus di Luar Waktu Sekolah

Pihaknya memastikan, kelas khusus ini tidak akan mengganggu waktu belajar di sekolah. Karena program ini akan dilakukan di luar jam pembelajaran sekolah. Rencananya dalam satu kelas akan diisi 15-20 siswa yang terbagi dalam wilayah Surabaya Barat, Utara, Selatan, dan Timur.

Rencananya, program kelas khusus bertajuk “Free Extraordinary You” tersebut, akan dimulai pada November 2021. Saat ini, Supomo mengaku, pihaknya sudah mulai melaksanakan tahapan seleksi kepada para pelajar Surabaya. “Saat ini seleksinya sudah mulai, Insyaallah awal November 2021 sudah pelaksanaan,” ujarnya.

Menariknya, dalam program kelas khusus ini, Dispendik Surabaya juga bekerjasama dengan Prof Yohanes Surya. Seorang fisikawan Indonesia yang selama ini dikenal sebagai pembimbing Tim Olimpiade Fisika Indonesia/TOFI.

Nantinya, kata Supomo, Prof Yohanes tak hanya memberikan pembelajaran bagi para pelajar peserta kelas khusus. Tapi, juga memberikan pembinaan kepada tenaga pendidik dalam program tersebut agar mereka memiliki kemampuan yang lebih dan terarah.

“Targetnya adalah anak-anak pintar di Kota Surabaya semakin terasah. Jangan sampai ada anak pintar kemudian tidak ada pembinaan, perhatian khusus, kemudian anak-anak itu menjadi anak-anak biasa-biasa saja,” jelas Supomo.

Asah Bakat dan Kemampuan

Supomo berharap, melalui program kelas khusus tersebut, kemampuan anak-anak Surabaya yang memiliki IQ di atas rata-rata dapat semakin terasah. Karenanya, Dispendik Surabaya terus berkomitmen menyediakan wadah atau fasilitas untuk mengasah kemampuan anak-anak Surabaya.

“Misal ada yang pintar olahraga, maka Dispendik melakukan pendekatan-pendekatan khusus kepada mereka yang pintar olahraga. Begitu pula yang pintar seni. Termasuk yang pintar ini tadi, karena kelebihan pikirannya (IQ-nya) itu maka kemudian kami harus wadahi. Sehingga semuanya terpoles sedemikian rupa,” papar Supomo.

“Bukan hanya bidang eksak, nanti kalau dia ternyata kemampuan intelektual tinggi kita akan siapkan itu (non-eksak),” tambahnya.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *