Domba Mati Misterius, Warga Diminta Cat Ternak dengan Warna Merah

  • Bagikan
Domba milik warga yang mati misterius dengan bekas gigitan di leher. (Foto: Istimewa)


Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi menduga domba yang mati misterius dengan luka gigitan di leher akibat digigit binatang liar. Sebagai langkah antisipasi, pemilik ternak khususnya ternak domba diminta mewarnai ternaknya dengan warna merah. Tujuannya untuk menakuti binatang liar sehingga tidak menyerang ternaknya.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner, Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, dr. Nanang Sugiharto menyatakan, domba yang mati tersebut diduga digigit binatang liar. Namun dirinya tidak bisa memastikan jenis binatang liar yang menyerangnya.

“Itu gigitan hewan liar. Kami tidak bisa memastikan apa hewan liarnya. Ini sudah beberapa kali kejadian di sekitar kawasan hutan seperti di Licin, Glenmore, dan Tegaldlimo,” jelasnya, Senin, 31 Mei 2021.

Dia menambahkan, dugaan ini didasarkan atas perubahan perilaku binatang liar saat menjelang musim kawin. Sebab menurutnya, bulan Juli, Agustus dan September merupakan musim kawin bagi anjing liar dan binatang liar lainnya.

“Ini sebentar lagi mendekati musim kawin anjing. Mendekati musim kawin, anjing agresivitasnya kan meningkat, semakin galak,” jelasnya.

Dalam kondisi ini, hewan liar sering menganggap hewan lain sebagai musuhnya. Sehingga saat bertemu hewan lain, binatang liar khususnya anjing akan langsung menyerang dan membunuhnya tanpa memakan dagingnya.

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya meminta masyarakat yang memiliki hewan ternak untuk meningkatkan kewaspadaan dengan memperkuat kandang hewan ternak. Kandangnya dibuat tertutup dan kalau bisa kandang panggung.

Selain itu, dia juga mengimbau masyarakat untuk mengecat hewan ternaknya, khususnya domba, dengan cat warna merah. Karena warna khas bulu domba yakni putih sangat mencolok. Warna merah, kata dia, dipercaya bisa menakuti binatang liar.

“Cat merah sebagai tanda, istilahnya untuk menakuti hewan lain. Salah satu tujuannya menakuti hewan lain. Orang kawasan sekitar hutan mempercayai hal itu,” pungkasnya.

Sebelumnya, lima domba milik Yusuf, 48 tahun diketahui mati secara misterius pada Minggu, 30 Mei 2021. Kejadian ini sudah ketiga kalinya. Sebelumnya terjadi sebelum puasa dan sebelum lebaran.

Total ada delapan domba milik Yusuf yang mati secara misterius. Domba-domba tersebut mati dengan luka yang sama, yakni luka bekas gigitan di bagian leher. Anehnya lagi, domba-domba itu dagingnya masih utuh. Hanya satu domba yang organ dalamnya hilang.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *