Dua Pasangan Diduga Selingkuh Digerebek Warga Kabupaten Malang

Salah satu perempuan yang diamankan bersama pasangan laki-lakinya karena diduga berselingkuh (Foto: Istimewa)

[ad_1]

Sebuah video viral beredar di media sosial yang menggambarkan terkait dua pasangan sejoli yang diduga selingkuh lalu diarak oleh puluhan warga Dusun Wates, Desa Gondanglegi Wetan, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

Video berdurasi 45 detik tersebut diunggah oleh akun Instagram @mlg24jam. Yang memperlihatkan kedua sejoli tersebut diarak menuju Polsek terdekat dengan berjalan kaki.

Kapolsek Gondanglegi, Kompol Pujiyono mengatakan bahwa pada Jumat 4 Maret 2022, lalu sejumlah warga membawa dua pasangan berinisial BJ, usia 58 tahun, jenis kelamin laki-laki dan RS, usia 44 tahun, jenis kelamin perempuan ke Kantor Polsek Gondanglegi.

Pujiyono mengatakan pada Jumat malam kedua pasangan tersebut sedang makan bersama di sebuah warung di dekat Stasiun Kepanjen, sekitar pukul 18.30 WIB.

Selesai makan malam sekitar pukul 20.00 WIB, kedua pasangan tersebut melanjutkan perjalanan ke kontrakan pihak perempuan di Desa Gondanglegi Wetan, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

“Namun setibanya di kontrakan RS. Sudah banyak warga yang menunggu di depan kontrakan,” ujarnya pada Senin 7 Maret 2022.

Berdasarkan keterangan warga ujar Pujiyono, kedua pasangan tersebut digerebek karena dinilai membuat resah lingkungan sekitar.

“Warga Desa Wates melakukan penggerebekan dikarenakan keduanya beberapa kali diingatkan oleh warga namun tidak dihiraukan sehingga warga Dusun Wates resah dengan keberadaan kedua orang tersebut,” katanya.

Kedua pasangan tersebut ujar Pujiyono sudah menikah dan memiliki pasangan masing-masing. Mereka diperkirakan sudah menjalani hubungan seperti ini selama tiga tahun.

“Sementara dari hasil pemeriksaan (keduanya) menjalin hubungan selama tiga tahun, dan keduanya memiliki ikatan pernikahan yang sah dengan istri dan suami masing-masing,” ujarnya.

Untuk saat ini kedua pasangan tersebut sudah dilakukan pembinaan oleh Unit Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Malang agar tidak mengulangi perbuatannya.

“Untuk penanganan lebih lanjutnya itu ada di Unit PPA Polres Malang. Lebih lengkapnya bisa konfirmasi ke Unit PPA,” katanya.

Sementara itu, Unit PPA Polres Malang ketika dihubungi masih belum memberikan konfirmasi terkait proses pembinaan kedua pasangan tersebut.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.