Ganjar Hibur 50 Pasien Usai Evakuasi Kebakaran RSUP dr Kariadi

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menengok pasien RSUP dr Kariadi Semarang usai kebakaran melanda hebat pada Kamis, 30 Desember 2021 malam. (Foto: Istimewa)

[ad_1]

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menengok para pasien Gedung Kasuari RSUP dr Kariadi yang dipindah ke Gedung Garuda pascakebakaran, pada Kamis 30 Desember 2021 malam. Tidak ada rona kepanikan yang terpancar dari wajah pasien.

Ketika Ganjar Pranowo datang, mereka nampak senang. Bahkan ada seorang ibu yang justru curhat kekalahan Timnas Indonesia di leg pertama final Piala AFF 2020.

Setidaknya ada 50 pasien yang dipindah karena terdampak asap saat terjadinya kebakaran di ruang instalasi MRI di gedung Kasuari. Saat ditengok Ganjar Pranowo, beberapa pasien nampak bersemangat dan menyapanya.

“Bapak foto pak,” kata salah seorang pasien dari balik kamar.

“Oh ya, wis gek ndang dipoto (cepet difoto). Sehat to bu,” ujar Ganjar Pranowo.

Bahkan Ganjar Pranowo juga sempat bertemu dengan pasien asal Grobogan, yang meminta agar dijadikan satu kamar dengan pasien lain asal Pemalang yang sebelumnya dirawat bersama. Ganjar Pranowo pun senang mendengar permintaan pasien tersebut.

“Iya kuwi lagi diurus, dienteni yo (ditunggu). Nah ngene iki berarti nambah sedulur (tambah saudara), wis apik iki (bagus ini). Sehat-sehat, seneng ana kancane (senang ada temannya),” tutur Ganjar Pranowo menyemangati.

Gubernur Ganjar Pranowo didampingi Direktur Utama RSUP dr Kariadi, Farichah Hanum memantau pemadaman kebakaran hingga evakuasi pasien. (Foto: Istimewa)
Gubernur Ganjar Pranowo didampingi Direktur Utama RSUP dr Kariadi, Farichah Hanum memantau pemadaman kebakaran hingga evakuasi pasien. (Foto: Istimewa)

Obrolan menarik sempat terjadi di antara mereka. Seorang pasien malah membahas sepakbola Indonesia melawan Thailand kemarin malam.

“Kemarin nobar di sini kita pak bareng pasien yang lain. Lemes pak, saya pas tiga kosong tak tinggal tidur turu,” ujar salah satu ibu-ibu penunggu pasien.

Tak mau kalah, Ganjar Pranowo pun menanggapi.

“Kan masih satu leg lagi, besok. Menurut anda skornya berapa?,” tanya Ganjar Pranowo.

“Tiga satu pak menang Indonesia tapi haruse lima kosong sih pak,” sahut seorang pasien memecah tawa di ruang perawatan.

Kehadiran Ganjar Pranowo rupanya membawa keceriaan dari para pasien penderita kanker tersebut. Kekhawatiran dan ketakutan saat terjadinya kebakaran praktis hilang dan berubah penuh canda tawa.

“Pasiennya baik, nggak ada yang terkena. Insya Allah perawatan lancar-lancar saja dan tidak terganggu. Peralatan tidak terganggu, Kariadi masih terus menjalankan pelayanan dengan baik,” tandas Ganjar Pranowo.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.