Ganjar Sidak PTM sesuai Prokes di SMP Negeri 3 Sawit Boyolali

  • Bagikan
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berdialog dengan siswa SMP Negeri 3 Sawit, Boyolali. (Foto: Istimewa)


Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dijadwalkan mendampingi kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Solo Raya, Senin 13 September 2021. Sebelum mendampingi, Ganjar diperjalanan tiba-tiba menghentikan kendaraannya dan masuk ke SMP Negeri 3 Sawit, Boyolali.

Ganjar Pranowo langsung disambut oleh para guru yang tampak kaget melihat kehadiran orang nomor satu Jateng itu. Ganjar Pranowo kemudian menuju ke ruang kelas. Di sekolah itu, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) belum resmi dimulai namun ada kegiatan penilaian.

Ganjar Pranowo pun mengapresiasi protokol kesehatan yang diterapkan pihak sekolah. Di salah satu kelas, Ganjar Pranowo berdialog dengan para siswa.

“Ini kelas berapa? Sudah siap PTM belum? Jadi disuruh masuk ini suruh ngapain?,” tanya Ganjar.

Mendengar pertanyaan Ganjar Pranowo, para siswa tampak kebingungan. Sampai salah satu siswa, mengangkat tangan dan menjawab pertanyaan Ganjar Pranowo.

“Disuruh mengisi AKM pak, Asesmen Kompetensi Minimum,” tutur siswi bernama Tiara.

“AKM itu kamu disuruh ngapain? Nama kamu siapa?” tanya Ganjar Pranowo sembari mendekat ke Tiara Hanum Larasati.

Sambil membuka catatannya, Tiara menjelaskan dengan detail apa yang dimaksud dengan AKM. Tiara pun mendapat pujian dari Ganjar. Kepada Ganjar, siswi itu mengaku berangkat sekolah diantar oleh orang tua.

“Tadi pagi (berangkat sekolah) diantar, pulang juga dijemput karena rumah jauh. Baru pindah pak, ikut orang tua. Bapak (kerja) di proyek tapi sedang tidak bekerja karena pandemi,” kata Tiara yang bercita-cita menjadi analis kesehatan.

“Tiara ini hebat. Karena yang berani menjawab cuma satu, saya kasih hadiah. Kamu mau tak kasih hadiah sepeda apa laptop? Laptop? Kita kirim laptop untuk Tiara. Kamu belajar yang pinter ya,” ucap Ganjar Pranowo.

Sebelum pamit, Ganjar Pranowo berpesan pada para guru, untuk menjaga kedisiplinan protokol kesehatan. Anak-anak terus dilatih agar mereka punya kebiasaan baru itu.

“Mereka butuh latihan, nanti diajari sehingga prokes betul-betul terjaga dan anak-anak nanti juga ada kebiasaan baru dia mesti jaga jarak, maskernya nggak pernah lepas,” kata Ganjar.

Sementara itu, saat ditemui, Tiara tampak tak bisa menahan kebahagiaannya. Ia tak pernah menduga hari pertamanya masuk sekolah akan mendapat hadiah laptop. Sambil menyeka air mata, Tiara mengungkapkan rasa bahagianya.

“Senang banget. Tetap semangat dan terus berjuang,” ucap Tiara terbata-bata.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *