Genjot Kualitas Demokrasi, KPU Blitar Gandeng Kampus dan Kemenag

  • Bagikan
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar melakukan Nota Kesepahaman dengan tiga perguruan tinggi dan Kemenag Blitar. (Foto: Choirul Anam/ngopibareng.id)


Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar melakukan Nota Kesepahaman dengan tiga perguruan tinggi yang ada di Kota Blitar serta Kementerian Agama Kota Blitar. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas demokrasi di Kota Blitar.

Choirul Umam, ketua KPU kota Blitar melalui siaran pers kepada wartawan, menyebutkan Ketiga lembaga perguruan tinggi tersebut antara lain Universitas Islam Balitar (Unisba), Universitas Nahdlotul Ulama (UNU) Blitar, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Kusuma Negara STIEKEN) Kota Blitar dan Lembaga Kementerian Agama Kota Blitar.

Kerja sama tersebut menurutnya menyangkut pelaksanaan pendidikan pemilih di ketiga lembaga perguruan tinggi oleh KPU Kota Blitar sebagai pelaksana pemilihan, dan sebaliknya sebagai pelaksanaan implementasi merdeka belajar dan kampus merdeka di ketiga perguruan tinggi tersebut. Bentuknya sebagai media pembelajaran di lingkungan kampus.

“KPU Kota Blitar sebagai penyelenggara pemilu, menerima mahasiswa praktik kerja magang dan praktik kerja lapangan dari tiga perguruan tinggi itu,” tambahnya.

Selain itu, melalui kerja sama tersebut, Umam menginginkan berbagai persoalan dalam pelaksanaan penyelenggaran pemilu bisa menjadi obyek penelitian (riset) oleh pihak lembaga pendidikan perguruan tinggi, yang nantinya bisa bermanfaat bagi pengembangan demokratisasi untuk masyarakat.

Sementara terkait kerja sama KPU Kota Blitar dengan Kementrian Agama Blitar, bertujuan untuk memudahkan akses update data calon pemilih yang sudah menikah di setiap bulannya, sebagai implementasi kewajiban KPU terhadap pemutakhiran data calon pemilih berkelanjutan.

Umam mencontohkan, pada bulan bulan September 2021, terdapat 115.341 pemilih, dengan rincian 56.141 pemilih laki laki, dan 59.200 pemilih perempuan.

Umam menambahkan, Daftar pemilih tersebut turun dari jumlah pemilih pada bulan Agustus sebesar 285 pemilih dengan rincian 207 pemilih meninggal, 3 pemilih terindikasi ganda dan 12 pemilih tidak dikenal.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *