Gerak Cepat Tim Penanggulangan Banjir Kota Pasuruan

Petugas gabungan Pemkot Pasuruan membersihkan sampah yang menyumbat Sungai Petung (Kecamatan Bugul Kidul doc)

[ad_1]

Akses Jalan Ir H. Juanda, Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, kembali putus karena banjir. Sungai Petung yang mengalir di lokasi meluap ke jalan pada, Jumat 18 Februari 2022, sore. Tim gabungan berhasil menangani dalam kurun waktu tiga jam.

Luapan Kali Petung terjadi sekira pukul 16.50. Padahal, Kota Pasuruan hanya mengalami hujan skala ringan pada siang harinya. Luapan Kali Petung itu pun segera direspon oleh tim gabungan beberapa perangkat daerah Kota Pasuruan. Sejumlah sampah yang menyumbat di Buk Wedi diangkut segera supaya banjir tidak parah.

“Akhir-akhir ini memang wilayah sini (Blandongan) sering banjir. Sekitar pukul 17.00 air mulai merembes dari jalan raya masuk ke rumah,” ujar Marita salah satu warga sekitar.

Air yang meluap ke jalan raya tersebut setinggi pinggang orang dewasa. Karena itu akses jalan penghubung menuju Probolinggo itu ditutup. Petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pertamanan (DLHKP) Kota Pasuruan turun dibantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kecamatan Bugul Kidul, dan relawan.

Banyak sampah yang menyumbat arus air menuju utara Kota Pasuruan itu. Sehingga, petugas gabungan bekerja keras mengangkut segera sampah penyumbat saluran air itu.

“Banjir kiriman dari wilayah atas karena di sini hujannya kan tidak deras dan reda siang hari,” ujar Alyasa Akbar Camat Bugul Kidul saat dikonfirmasi, Sabtu 19 Februari 2022.

Lebih lanjut, tim gabungan segera melakukan pengangkatan dan pengangkutan sampah yang menyumbat Kali Petung tersebut. Banjir surut sekitar pukul 19.30 tadi malam.

“Setelah air surut jalan raya segera kami semprot air supaya pengendara yang lewat tidak terpeleset sisa lumpur,” terang Yasa.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.