Gowes 17 Agustus, Merdeka Ride ala Coffee Ride Society

  • Bagikan
Gowes bersama merdeka ride ala CRS.CC dengan membawa bendera dan mengenakan jersey merah dan putih. (Foto: Ist)


Ada banyak cara yang dilakukan oleh cyclist dalam memperingati hari kemerdekaan Indonesia yang ke-76 tahun, 17 Agustus lalu. Salah satunya adalah dengan ride bareng.

Meski di tengah pandemi, tetapi Coffee Ride Society Cycling Culture (CRS.CC) sangat memperhatikan protokol kesehatan. Mereka masih tetap bermasker ketika gowes, dan ketika berada di tempat start maupun finis mereka juga masih tetap bermasker dan jaga jarak.

Totalitas dilakukan anggota CRS.CC dengan sengaja memilih masker yang juga merah putih warnanya.

Uniknya, mereka melakukan ride keliling kota Surabaya menggunakan dua warna jersey. “Kami memang mempunyai lima warna jersey CRS.CC. Yakni hitam, coklat, biru, putih, dan merah. Nah, spesial untuk ride hari kemerdekaan ini kami mengharuskan anggota yang ikut ride menggunakan merah dan putih,” bilang Adi Nugroho, founder sekaligus kordinator CRS.CC.

Untuk rute dipilih melewati ikon-ikon Kota Surabaya. Berangkat dari kafe TGC di Basuki Rahmat Surabaya, sekitar 25 cyclist anggota CRS.CC menuju patung Suro-Boyo di parkir timur plaza Surabaya. Lalu ke monumen kapal selam, dan ke bambu runcing.

Anggota CRS.CC berfoto di depan gedung Grahadi di tengah Kota Surabaya.
Anggota CRS.CC berfoto di depan gedung Grahadi di tengah Kota Surabaya.

“Di beberapa ikon Surabaya itu kami berhenti untuk berfoto-foto. Kebetulan beberapa anggota CRS.CC adalah penghobi foto. Seperti Dimas Jams dan Goldy,” bilang Adi.

Tetapi spesial di kemerdekaan ride ini, ada beberapa sport fotografer Surabaya ikut bergabung seperti Motret Everywhere, Danny Halim, RasaMark, Bike Inframe, Moda, MasTolik, dan Lukman Sanjaya.

Alhasil, ride sejauh kurang lebih 50 km yang finis di kafe AADK di Tegalsari Surabaya ini laksana sebuah catwalk yang penuh dengan seru-seruan dan foto-fotoan.

“Makin keren di sepanjang perjalanan, road captain CRS, Arifian Putra Bhaskara membawa bendera merah putih jadi menarik perhatian pengguna jalan lain,” bangga Adi.

Tak lupa, Adi dan kawan-kawan CRS.CC berbaris peloton rapi dua baris. “Kami punya tujuan mengkampanyekan safety riding dan share the road. Jadi sama-sama bisa menikmati jalan tanpa harus ada yang tersaingi,” tegas pria pengguna Cervelo S5 hitam ini.

Anggota CRS.CC berbaris rapi peloton 2 baris agar bisa share the road dengan pengguna jalan lain.
Anggota CRS.CC berbaris rapi peloton 2 baris agar bisa share the road dengan pengguna jalan lain.

Adi menambahkan bahwa CRS.CC memiliki misi persaudaraan di atas sepeda dan di segelas kopi. Jadi Adi menyambut siapapun yang ingin bergabung dengan CRS.CC ini tanpa mempedulikan latar belakangnya.

“Menyehatkan masyarakat dengan sepeda, mendamaikan hati dengan kopi. Itu filosofi kami!” tutup Adi yang juga juragan toko gadget, Xpoint Store di kawasan Klampis Surabaya ini.

CRS.CC gowes rapi dua baris agar tidak mengganggu pengguna jalan lain.
CRS.CC gowes rapi dua baris agar tidak mengganggu pengguna jalan lain.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *