Hakim Tolak Gugatan Malang Post

Direktur PT Malang Pos Siber penerbit koran New Malang Pos, Hary Santoso menunjukkan perbedaan fisik yang nyata dan kasat mata antara koran harian New Malang Pos dengan Malang Post Disway. Kabar terbaru, koran harian Malang Post Disway sudah tidak cetak lagi sejak April 2021. (Foto: Dok. NMP)

[ad_1]

PT Malang Pos Siber memohon majelis hakim Pengadilan Negeri Niaga Surabaya untuk menolak semua gugatan yang dilayangkan PT Malang Pos Cemerlang. Sebab, merek koran New Malang Pos (NMP) sangat jauh berbeda dengan koran Malang Post (MP).

Hal di atas diungkapkan Hary Santoso, Direktur PT Malang Pos Siber, penerbit koran New Malang Pos di Surabaya, Jumat 28 Mei 2021 siang. ‘’Beda. Sangat jauh berbeda,’’ tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, gugatan dugaan pelanggaran hak atas merek Harian New Malang dengan koran Malang Post, dimulai di Pengadilan Negeri Niaga Surabaya, Selasa 25 Mei 2021. Sidang sengketa merek kali pertama ini dipimpin langsung Ketua Majelis Hakim Khusaini SH MH.

Disebutkan Hary Santoso, Malang adalah nama kota. Sehingga kata Malang tidak bisa dimonopoli pihak tertentu. Jadi siapapun berhak untuk mendaftarkan merk menggunakan kata Malang. Bahkan dalam satu kelas tertentu beberapa merk juga menggunakan kata Malang.

Selain itu, lanjut Hary Santoso, kata Pos telah banyak digunakan sebagai merek. Terutama dalam kelas 16 (kelas pendaftaran di Dirjen Hak atas kekayaan dan Intekektual) kata Malang dan Pos banyak digunakan.

‘’Contohnya Malang Post, Radar Malang. Atau Jagad Pos, Pos Kota, Jawa Pos, Harian Jaya Pos dan masih banyak lagi. Kesimpulannya, kata Malang dan Pos bisa digunakan oleh semua pihak,’’ urai wartawan senior ini.

Menurut Hary Santoso, sesuai UU Nomor 20 Tahun 16 tentang Merek dan Indikasi Geografis pasal 22 banyak sekali perbedaan antara New Malang Pos dan Malang Post. Harian New Malang Pos Asli Korane Arek Malang memiliki daya beda yang signifikan.

‘’Dengan kata lain, merek New Malang Pos Asli Korane Arek Malang memiliki tambahan kata yang dapat menjadi pembeda dengan koran merk Malang Post,’’ rincinya dengan menyebut beberapa indikasi penguat lainnya.

Ditambahkan Hary Santoso, New Malang Asli Korane Arek Malang dan Malang Post memiliki perbedaan visual cukup mencolok. New Malang Pos warna hurufnya hitam, putih, dan oranye. Sedang Malang Post hitam dan putih.

Bentuk tulisan New Malang Pos gabungan dari beberapa bentuk huruf. Kemudian Malang Post menggunakan font atau huruf yang sama. ‘’Masih ada lagi perbedaan lainnya yang cukup signifikan. Karena itu, kita memohon majelis hakim menolak semua gugatan yang diajukan PT Malang pos Cemerlang,’’ pungkasnya.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.