Ikuti Arahan Petugas dan Patuhi Prokes

  • Bagikan


Jakarta, SuaraKupang.com – Selama penurunan level PPKM di wilayah aglomerasi Jabodetabek, pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) mengalami tren peningkatan. Awal pekan ini perjalanan KRL terpantau lancar di semua lintas setelah pada Minggu sore (7/11) kemarin sempat mengalami kendala operasional akibat genangan air di sejumlah wilayah.

“Selalu ikuti arahan petugas di lapangan serta tetap patuhi protokol kesehatan. Ciptakan transportasi KRL yang sehat, aman, dan nyaman di masa pandemi ini. Gunakan masker ganda, jaga jarak, cuci tangan dengan sabun,” tegas VP Sekretaris Perushaan KAI Commuter, Anne Purba di Jakarta, Senin (8/11).

Menurutnya, pengguna KRL di hari kerja ini sudah terbiasa menunjukkan sertifikat vaksin baik melalui digital maupun cetak dengan demikian ketika tiba di stasiun, pengguna dapat langsung mengikuti antrean penyekatan. Kemudahan lainnya yaitu para pengguna KRL di hari kerja juga sudah mempersiapkan Kartu Multi Trip (KMT) atau kartu uang elektronik bank dengan saldo yang cukup sehingga tidak perlu antre lagi untuk isi ulang saldo.

Berdasarkan data yang ada, hari ini KAI Commuter tetap mengoperasikan 999 perjalanan KRL dimulai pukul 04.00-22.00 WIB. Pantauan di seluruh stasiun hingga pukul 08.00 WIB jumlah pengguna KRL sebanyak 136.670 orang atau bertambah 5 persen dibanding waktu yang sama pada pekan lalu. Stasiun yang mencatatkan kenaikan pengguna antara lain Stasiun Bogor (10.449, naik 8 persen dibanding pekan lalu di waktu yang sama), Stasiun Bekasi (8.511, naik 3%), dan Stasiun Sudimara (4.142, naik 4%).

“Memasuki musim penghujan, kami bersama KAI Daop 1 Jakarta dan pemerintah daerah setempat di berbagai wilayah telah melakukan antisipasi dan langkah penanganan banjir dan pohon tumbang di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. Pohon yang berada di sekitar jalur rel yang berpotensi menghalangi jarak pandang masinis atau yang berpotensi tumbang dilakukan pemangkasan oleh petugas,” terangnya.

Selain antisipasi dari segi prasarana, KAI Commuter juga menghimbau para pengguna KRL bersiap memasuki musim penghujan. Sebelum berangkat, pengguna dapat menyimak prakiraan cuaca dari BMKG yang juga turut diteruskan oleh media sosial KAI Commuter. Para pengguna juga dapat melengkapi diri dengan membawa payung atau jas hujan, serta menggunakan alas kaki yang tidak licin. “Untuk menghindari potensi kepadatan di stasiun maupun KRL, pengguna dapat memanfaatkan aplikasi KRL Access. KAI Commuter masih memberlakukan pembatasan kapasitas pengguna sebagaimana yang tercantum dalam SE Menteri Perhubungan,” tutupnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *