Ini Nutrisi Tubuh yang Harus Dipenuhi Saat Isolasi Mandiri

Ilustrasi pemenuhan gizi seimbang. (Foto: istimewa)

[ad_1]

Kasus Covid-19 di Indonesia hingga saat ini masih terus bertambah, hingga rumah sakit tak mampu menampung pasien rawat inap pasien Covid-19.

Sehingga, orang dengan gejala ringan hingga sedang disarankan untuk isolasi mandiri di rumah. Pasien isolasi mandiri berpotensi besar bisa pulih kembali bila kebutuhan nutrisi diperhatikan betul.

Dosen Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, Stefania Widya Setyaningtyas mengatakan, isolasi mandiri memiliki berbagai ketentuan tertentu salah satunya pemenuhan nutrisi. Karena kebutuhan nutrisi seseorang saat isolasi mandiri berbeda-beda.

“Kebutuhan gizi orang yang isolasi mandiri bergantung pada kondisi fisiknya sendiri. Misal ia mengalami gejala demam maka ia butuh asupan energi dan cairan yang lebih banyak dibandingkan biasanya. Adanya penyakit penyerta juga mempengaruhi kebutuhan gizinya,” terangnya.

Stefania menegaskan bahwa tidak ada makanan yang dapat mencegah atau menyembuhkan Covid-19. Melainkan makanan yang dikonsumsi berperan untuk mengoptimalkan kerja imun tubuh.

“Makanan yang baik adalah makanan yang seimbang dan beragam. Ikuti anjuran Piring Makanku dengan selalu mengkonsumsi sumber protein, karbohidrat, sayur dan buah, serta air yang cukup,” imbuh Stefania.

Perlu diketahui bahwa status gizi seseorang juga dapat memprediksi tingkat keparahan akibat terpapar Covid-19.

“Orang yang obesitas diketahui berpeluang besar untuk menderita Covid-19 dengan gejala yang lebih berat. Oleh karena itu, menjaga pola makan seimbang serta cukup beraktivitas fisik di rumah menjadi hal penting yang harus dilakukan,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa saat mengolah makanan untuk seseorang yang sedang isolasi mandiri tidak ada tata cara khusus bahkan belum ada penelitian yang menerangkan bahwa Covid-19 dapat berpindah melalui makanan.

Tetapi, ada baiknya jika makanan tersebut diolah hingga matang atau panaskan kembali makanan yang akan dikonsumsi.

Ketika isoman, Stefania menyarankan untuk membuat perencanaan menu makanan serta perencanaan belanja dapat dilakukan bagi seseorang yang tengah isolasi mandiri untuk mengurangi intensitas keluar rumah.

“Lakukan beberapa tips untuk meningkatkan masa simpan bahan makanan seperti menyimpan sayur hijau dengan membungkus pada wadah yang diberi lubang dan kertas atau tisu,” pungkasnya.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.