Jamsyar Raih “Nominal Penjaminan Terbesar” dalam ISEF Award 2021

  • Bagikan
Jamsyar Raih “Nominal Penjaminan Terbesar” dalam ISEF Award 2021


Bank Indonesia (BI) kembali menggelar Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-8 tahun 2021. Acara yang berlangsung pada 25 hingga 30 Oktober 2021 dengan tema Magnifying Halal Industries Through Food and Fashion Markets for Economic Recovery ini dirangkum dengan berbagai kegiatan, diantaranya Konferensi Nasional, Seminar, Konferensi, dan Forum Internasional, serta Ekshibisi off line di Jakarta Convention Center (JCC) dan online melalui website isef.co.id.

Masih dala rangkaian ISEF 2021, dalam rangka memberikan apresiasi kepada Lembaga keuangan Syariah yang telah aktif berkontribusi mensukseskan Bulan Pembiayaan Syariah, BI memberikan penghargaan ISEF Award untuk beberapa sektor, yaitu Perbankan Syariah, Pasar Modal Syariah, dan IKNB Syariah, termasuk di dalamnya industri Penjaminan Syariah.

Dalam award yang dilaksanakan pada acara Closing Ceremony ISEF tanggal 30 Oktober 2021, itu Jamsyar ditetapkan sebagai pemenang untuk kategori “Nominal Penjaminan Terbesar”. Penetapan pemenang tersebut didasarkan pada nominal penjaminan yang diberikan pada periode 1 September hingga 22 Oktober 2021 oleh masing-masing pelaku penjaminan Syariah di Indonesia.

Gatot Suprabowo, Direktur Utama Jamsyar yang hadir di acara tersebut bersama direktur Jamsyar lainnya, Achmad Sonhadji dan Endang Sri Winarni, menyampaikan bahwa penghargaan yang diterima tak lepas dari dukungan seluruh mitra bisnis, regulator, maupun stakeholders lainnya. Untuk itu, Gatot, mewakili keluarga besar Jamkrindo Syariah mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder atas dukungan dan kolaborasi yang baik selama ini.

“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh insan Jamsyar untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada mitra bisnis, terjamin serta stakeholder lainnya dan meningkatkan semangat dalam memberikan kontribusi bagi pertumbuhan perekonomian Syariah khususnya dan perekonomian Indonesia pada umumnya,” ungkap Gatot.

Sebagai perusahaan penjaminan Syariah terbesar di Indonesia, Jamsyar memiliki total asset pada posisi 30 September 2021 sebesar Rp 2,18 triliun dan ekuitas pada posisi yang sama sebesar Rp 892,97 miliar. Pada periode 1 Januari hingga 30 September 2021, Jamsyar telah menjamin lebih dari seribu terjamin dengan nilai penjaminan sebesar Rp 33,78 triliun. Sementara itu, nilai penjaminan tersebut meningkat 38,75% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Pada penyelenggaraan ISEF ke-8 yahun 2021 ini, BI juga berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Manajemen Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (ME KNEKS) serta mitra strategis lainnya, menyelenggarakan Bulan Pembiayaan Syariah dengan tema “Mendorong Intermedias Keuangan Syariah kepada Pelaku Usaha dalam Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional”.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *