Kabupaten Pasuruan Targetkan Konsumsi Ikan 40 Kilo per Orang

  • Bagikan
Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menargetkan angka konsumsi  ikan (AKI) masyarakat sebesar 40 kilogram/kapita/orang.  (Foto: unsplash)


Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menargetkan angka konsumsi  ikan (AKI) masyarakat sebesar 40 kilogram/kapita/orang. Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Pasuruan, Lulis Irsyad Yusuf mengatakan, untuk mencapai target tersebut, berbagai upaya dilakukan agar masyarakat menjadikan ikan sebagai lauk utama yang dihidangkan setiap hari nya.

Salah satunya dengan intens menggalakkan Gerakan masyarakat makan ikan (Gemarikan) ke sejumlah taman kanak-kanak (TK), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Pasuruan.

Seperti yang dilakukan di SDN Jarangan 1 dan Taman Bermain “Sakura”, Kecamatan Rejoso, Rabu 22 September 2021 pagi, istri Bupati Irsyad Yusuf ini tak henti mengingatkan para wali murid agar mengenalkan ikan sebagai lauk utama, maupun menjadikan ikan sebagai makanan olahan yang dikemas dalam bentuk camilan.

“Ikan harus jadi lauk utama. Selain tersedia di mana-mana dan harganya juga terjangkau daripada daging, ikan juga bisa dibuat camilan dan berbagai olahan yang bergizi,” kata Lulis.

Dijelaskannya, mengkonsumsi ikan sebagai sumber protein bergizi juga menjadi salah satu cara jitu dalam mencegah stunting atau gagal tumbuh kembang pada anak.

Hal itu disebabkan karena ikan memiliki kandungan gizi yang lengkap, yakni Omega-3 yang sangat relevan. Khususnya berkaitan dengan kecerdasan, dan memiliki peran penting bagi ibu hamil mulai dari 1.000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK), perkembangan otak anak-anak dibawah usia dua tahun (Baduta), usia remaja serta lanjut usia.

“Gerakan masyarakat makan ikan ini sangat relevan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kandungan gizi dan manfaat ikan, terutama menumbuhkan kreativitas dalam mengolah ikan untuk keperluan konsumsi,” jelasnya.

Lulis berharap agar setiap keluarga di Kabupaten Pasuruan dapat selalu memperhatikan makanan yang bergizi dan seimbang sebagai keharusan yang harus diberikan dalam setiap menu keluarga. Tidak hanya kepada anak-anak sebagai pemenuhan gizi dalam pencegahan gagal tumbuh stunting, pentingnya memperhatikan nutrisi yang seimbang lewat makan ikan ini juga sangat dibutuhkan orang dewasa.

“Untuk itu, saya meminta masyarakat khususnya para ibu agar memasukan ikan dalam menu makanan sehari-hari agar anggota keluarga utamanya anak-anak bisa tumbuh sehat, kuat, cerdas, dan bebas dari stunting,” harapnya.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *