Kacamata Adidas 3D Printing Hanya Berbobot 20 Gram

Kacamata Adidas 3D CMPT hanya berbobot 20 gram. (Foto: Istimewa)

[ad_1]

Hari-hari ini semua dapat dibuat secara instan. Menggunakan teknologi 3D printing. Apapun bisa dibuat termasuk komponen sepeda. Sebut saja helm, tools, pedal, sadel, bahkan frame sepeda, sepatu. Semuanya mudah dibuat hanya dengan gambar dan tekan tombol print.

Bahkan baru-baru ini, produsen sport apparel ternama asal Amerika Serikat, Adidas juga membuat kacamata sepeda berteknologi 3D printing. Adidas menyebutnya sebagai 3D CMPT.

Kacamata ini dibuat dari flexible nylon yang diberi pelapis coating untuk melindungi bagian luar dengan tekstur karet. Tentunya kacamata ini sangat ringan karena framenya dibuat seperti sarang lebah. Bentuknya unik dan futuristik.

Kacamata Adidas 3D CMPT menggunakan lensa polikarbonat coklat dan silver serta frame berdesain saranga lebah.
Kacamata Adidas 3D CMPT menggunakan lensa polikarbonat coklat dan silver serta frame berdesain saranga lebah.

Bobotnya sangat ringan, hanya 20 gram dan bagian hidung serta pegangan belakang dibikin dari karet anti selip. Sehingga membuat sangat nyaman digunakan.

Untuk lensanya, Adidas memilih lensa warna coklat atau silver dengan finishing cermin. Lensa berbahan polikarbonat ini tidak signifikan menambah bobot kacamata.

Selain sangat ringan, kacamata 3D CMPT ini juga memiliki ventilasi yang maksimal. Sangat nyaman digunakan untuk perjalanan jarak jauh di udara yang panas dan lembab.

Adidas membanderol kacamata limited edition ini USD$415 dan bisa dibeli di adidas.com selama Creative Club Week yang dimulai tanggal 23 Agustus 2021.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.