Khofifah Minta Bupati Ponorogo Segera Lengkapi Dokumen Reog

Ilustrasi reog Ponorogo yang akan diklaim Malaysia sebagai warisan budaya ke UNESCO. (Foto: Istimewa)

[ad_1]

Upaya Malaysia mengklaim warisan budaya Indonesia kembali menjadi sorotan. Salah satu yang ingin diklaim ialah kesenian Reog Ponorogo. Hal ini pun mendapat tanggapan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Mantan Menteri Sosial (Mensoso) ini menyampaikan, sejak mendengar kabar tersebut sekitar lima hari lalu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Bupati Ponorogo.

“Dari koordinasi dengan Bupati Ponorogo, memang dokumen yang menunjukkan sisi history Reog berasal dari Ponorogo ini masih perlu dikuatkan lagi,” kata Khofifah ditemui di Balai Kota, Jumat, 8 April 2022.

Dari sisi sejarah, menurut Khofifah, harus lebih dikuatkan dan diberi testimoni dari seluruh masyarakat. Dokumen tersebut memang harus dilengkapi.

“Saya minta pada Bupati Ponorogo untuk mencari dokumen yang kira-kira secara scientific bisa meyakinkan UNESCO bahwa Reog produk asli seniman budayawan Ponorogo, Indonesia,” terangnya.

Ungkap Khofifah, nantinya yang akan mengajukan ke UNESCO adalah pemerintah pusat, dan pengajuan tersebut akan segera dilakukan. Sebelumnya, Menko PMK Muhadjir Effendy menggalang dukungan masyarakat agar warisan budaya Indonesia tak dicuri negara lain.

Muhadjir mengatakan reog Ponorogo telah menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Indonesia. Dia mengupayakan Reog tercatat di Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO).



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.