Kodim 0825 Terbaik Dalam Penanganan Covid-19 se-Jawa Timur

Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Infanteri Yuli Eko Purwanto menerima Piagam penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (foto:istimewa)

[ad_1]

Kerja keras jajaran Kodim 0825 Banyuwangi dalam penanganan Covid-19 mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kodim 0825 Banyuwangi menyabet penghargaan sebagai anggota forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) dari unsur TNI yang memberikan penanganan Covid-19 terbaik di Jawa Timur.

Piagam penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini diserahkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kepada Komandan Kodim Banyuwangi, Letkol Infanteri Yuli Eko Purwanto. Pemberian penghargaan itu dilakukan dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-57 di salah satu Hotel di wilayah Mojokerto, Senin, 13 Desember 2021 kemarin.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh personel Kodim 0825 Banyuwangi dalam penanganan Covid-19,” kata Yuli Eko Purwanto, Selasa, 14 Desember 2021.

Penghargaan tersebut, menurutnya, akan menjadi penyemangat bagi seluruh personel Kodim 0825 Banyuwangi untuk terus bekerja keras dan mendukung pemerintah dalam penanganan Covid-19 khususnya di Banyuwangi.

Dia menegaskan, penghargaan yang diterima dari Gubernur ini adalah keberhasilan seluruh prajurit baik yang bertugas di Kodim 0825 Banyuwangi maupun di Koramil dan Pos Ramil yang tersebar di seluruh Banyuwangi.

Tentara kelahiran Semarang ini menjelaskan, penanganan Covid-19 di Banyuwangi tak lepas dari upaya anggota terutama para Danramil, Babinsa yang tergabung dalam Satgas Covid-19. Mereka tanpa kenal lelah turun ke lapangan melakukan pendisiplinan protokol kesehatan di kalangan masyarakat guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Terima kasih kepada seluruh personel kami yang sudah bekerja keras tanpa mengenal waktu membantu negara dalam penanganan Covid-19,” ujarnya.

Sebagai salah satu garda terdepan dalam penanganan Covid-19, beberapa personel Kodim Banyuwangi yang juga terpapar Covid-19. Karena mereka setiap hari harus berinteraksi dengan masyarakat luas untuk memastikan pelaksanaan tracing maupun vaksinasi Covid-19 berjalan dengan lancar.

“Namun hal itu tidak menyurutkan semangat prajurit untuk terus membantu penanganan Covid-19,” tegasnya.

Menurutnya, keberhasilan penanganan Covid-19 di Banyuwangi saat ini juga tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak yang tergabung dalam Satgas Penanganan Covid-19 Banyuwangi. Begitu juga peran tokoh masyarakat dan tokoh agama yang bahu membahu memberikan edukasi kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman akan pentingnya penerapan protokol kesehatan.

“Keberhasilan penanganan Covid-19 ini merupakan hasil kerja keras semua pihak yang sudah bekerjasama dan berkomitmen dalam penanganan Covid-19 agar pandemi bisa segera berlalu,” jelasnya.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.