Konektivitas Digital Peluang UMKM Promosi Produk

Wapres KH Ma'ruf Amin pencanangan ekosistem GHH  bersama UMKM. (Foto: Setwapres)

[ad_1]

Perkembangan konektivitas digital memberi peluang UMKM mempromosikan produk-produknya pada etalase digital, seperti marketplace maupun media sosial. Peluang ini, menurut Wapres Ma’ruf Amin harus bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kinerja ekspor produk UMKM. Antara lain melalui digitalisasi pengelolaan dan pemasaran produk halal hingga mampu menembus persaingan pasar global.

“Saya berharap hadirnya ekosistem Global Halal Hub ini menjadi awalan yang baik untuk menyinergikan berbagai pihak dan membawa semakin banyak produk halal maupun UMKM halal Indonesia ke pasar global,” ujarnya saat pencanangkan Ekosistem Global Halal Hub (GHH) sebagai Gerakan Nasional Sinergitas Menuju Indonesia Pusat Produsen Produk Halal Dunia 2024, di Great Western Resort, Tangerang, Banten, Kamis 27 Januari 2022.

Dalam acara yang diinisiasi Platform Digital Ekspor (PDEkspor) dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) tersebut, Wapres menekankan, strategi pengembangan ekosistem Global Halal Hub harus mencakup seluruh aspek penting, seperti kualitas, kuantitas dan kontinuitas produk, hingga pemasaran digital.

“Kita berharap produk-produk UMKM halal nasional akan semakin dikenal dan mudah diperoleh masyarakat internasional,” tutur Ma’ruf Amin.

Menurut Ma’ruf Amin, ekosistem GHH mampu menyinergikan stakeholders untuk membawa produk halal dan UMKM halal Indonesia ke pasar global dengan mengintegrasikan berbagai platform, mulai dari kurasi produk, pelatihan dan pendampingan, monitoring program, pembiayaan, branding dan packaging, legalitas dan sertifikasi, serta pemasaran, baik lokal maupun global.

Wapres Ma’ruf Amin mengapresiasi inisiatif PDEkspor bersama KNEKS serta para pemangku kepentingan terkait yang telah bekerja sama untuk mendukung para pelaku UMKM bersaing di pasar global.

“Saya mengapresiasi kolaborasi yang telah dibangun untuk menjembatani UMKM agar produk-produknya dapat masuk dan bersaing dalam ekosistem halal global,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PDEkspor melaporkan bahwa dalam menjalankan programnya, GHH selalu berpedoman kepada Masterplan Ekonomi Syariah 2019-2024 di mana terdapat beberapa strategi dan quick wins di bidang pengembangan produk halal melalui pemberdayaan UMKM dan ekonomi digital.

“Secara khusus saat ini kami juga sedang menjalankan pilot project rumah packaging di Sidoarjo bersama Badan Wakaf MUI, Bank Indonesia dan KNEKS sebagai bentuk gerak cepat kami dalam hal pengembangan ekspor produk halal yang menjadi salah satu strategi di Masterplan Ekonomi Syariah 2019-2024,” lapornya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, Gubernur Banten Wahidin Halim, Walikota Tangerang Arief Wismansyah, dan Plt. Kepala Sekretariat Wakil Presiden Ahmad Erani Yustika.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.