KPK Tangkap Tersangka Khasus Suap Pajak di Sulawesi Selatan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap satu tersangka kasus dugaan suap perpajakan di Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu, 10 November 2021.

“Informasi yang kami peroleh tim penyidik KPK menangkap satu orang pegawai pajak. Penangkapan dilakukan di Sulawesi Selatan,” kata pelaksana juru bicara KPK Ali Fikri, Kamis, 11 November 2021.

Penangkapan itu, kata Ali, merupakan pengembangan kasus dugaan suap pajak dengan terdakwa mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak Angin Prayitno Aji. KPK menilai pegawai pajak tersebut tidak kooperatif selama proses penyelesaian penyidikan kasus yang saat ini sedang berjalan. Dia merupakan tersangka baru dalam pengembangan kasus dugaan suap perpajakan dengan terdakwa mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani.

Benar, informasi yang kami peroleh Rabu, (10/11/2021), tim penyidik KPK menangkap 1 orang pegawai pajak terkait pengembangan perkara dugaan korupsi perpajakan dengan terdakwa Angin Prayitno A,” kata Plt juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (11/11/2021).

Ali mengatakan pegawai pajak tersebut ditangkap karena bersikap tidak kooperatif selama proses penyidikan.

“Yang bersangkutan kami nilai tidak kooperatif selama proses penyelesaikan penyidikan perkara yang saat ini sedang KPK lakukan,” kata Ali.

Dia sempat diperiksa sebagai saksi dalam proses penyidikan kasus ini pada Jumat (21/5/2021).

Saat itu penyidik mendalami aliran uang ke sejumlah pihak dalam penyidikan kasus dugaan suap terkait dengan pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017 pada Ditjen Pajak Kementerian Keuangan.

“Wawan Ridwan (Kepala KPP Pratama Bantaeng Sulsel – Pemeriksa Pajak Madya, Dit P2 periode 2014-2019/Supervisor), didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan proses pemeriksaan pajak dan dugaan adanya aliran sejumlah uang ke beberapa pihak,” kata  Ali dalam keterangannya, Sabtu (22/5/2021).

 

3 Fakta KPK Tangkap Tersangka Kasus Dugaan Suap Pajak di Sulsel

 1. Ditangkap di Sulsel, Kasus yang Jerat Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap satu tersangka dalam kasus dugaan suap perpajakan.

Penangkapan berdasarkan pengembangan kasus suap penurunan nilai pajak yang menjerat dua mantan pejabat pajak Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan Tersangka tersebut ditangkap di Sulawesi Selatan.

“Ditangkap di Sulawesi Selatan (Sulsel),” ujar Ali dalam keterangannya, Kamis (11/11/2021).

2. Ditangkap Lantaran Tak Kooperatif

KPK menangkap satu tersangka kasus dugaan suap di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu). Dia ditangkap lantaran tak kooperatif terhadap proses hukum di KPK.

“Yang bersangkutan kami nilai tidak kooperatif selama proses penyelesaikan penyidikan perkara yang saat ini sedang KPK lakukan,” terang Ali.

3. Tersangka Tiba di Gedung KPK

Tersangka kasus dugaan suap pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) tiba di Gedung KPK.

Tersangka tersebut yakni Kepala KPP Pratama Bantaeng Sulawesi Selatan – Pemeriksa Pajak Madya, Dit 2 periode 2014-2019, Wawan Ridwan.

Wawan tiba di markas antitasuah sekitar pukul 09.40 WIB. Dengan mengenakan baju cokelat Wawan terlihat digelandang masuk ke dalam lobi gedung KPK. Wawan terlihat menutupi tangannya yang diborgol dengan jaket berwarna biru.

Wawan tak memberikan keterangan sedikit pun tentang penangkapannya. Wawan langsung diseret tim penyidik menuju ruang pemeriksaan.

Wawan ditangkap tim penyidik lantaran tak kooperatif terhadap proses hukum. Wawan dijerat dalam kasus suap yang melibatkan dua mantan pejabat pajak Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani.

“Yang bersangkutan kami nilai tidak kooperatif selama proses penyelesaikan penyidikan perkara yang saat ini sedang KPK lakukan,” jelas Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.