Kuliner Kreatif, Resep Kimchi Sehat Ala Mahasiswa Ubaya

  • Bagikan
Kimchi sehat ala Mahasiswa Ubaya. (Foto: istimewa)


Makanan menjadi hal penting untuk menjaga imunitas tubuh di masa pandemi Covid-19. Menyadari hal tersebut mahasiswi Fakultas Teknobiologi Universitas Surabaya (Ubaya), Marcella Reina membagikan resep kimchi sehat.

Resep kimci sehat ini, terinspirasi ketika dirinya senang menonton drakor ketika PPKM darurat diberlakukan.

Tahapan dan Proses Pembuatan Kimchi

Pertama

Sejumlah tahapan dan proses membuat kimchi diuraikan oleh Marcella. Pertama, ujar Marcella siapkan bahan utama yaitu sawi putih utuh yang segar. Kemudian dipotong memanjang dan dicuci bersih dengan air matang.

“Selanjutnya gunakan garam dan ratakan pada seluruh bagian sawi. Pada bagian ini bisa didiamkan selama 3 sampai 4 jam hingga air pada sawi keluar dan ketika ditekuk sawi tidak patah. Setelah itu, sawi dicuci bersih dan dibilas dengan air matang,” kata Marcella.

Tahap Kedua

Tahap kedua, rebus kelp dan jamur shitake hingga berwarna cokelat dan masukkan kedalam campuran air dengan tepung maizena. Pastikan campuran air dan tepung maizena tidak menggumpal. Kemudian tambahkan gochugaru sebanyak 70 gram atau menyesuaikan.

Marcella mengatakan, jika tidak ada gochugaru, bisa menggunakan bubuk cabai. Supaya menimbulkan rasa kimchi tradisional jangan lupa tambahkan kecap ikan sebanyak 75 ml.

Jangan lupa juga untuk menambahkan 15 siung bawang putih dan 1 ruas jahe. Sebagai bahan opsional, masyarakat bisa menambahkan wortel, daun bawang, lobak, dan sebagainya yang sudah dipotong memanjang seperti korek api. Setelah itu semua bahan dicampur hingga merata. Proses ini disebut dengan pembuatan bumbu gochujang.

Tahap Ketiga

Pada tahap ketiga, campurkan sawi yang telah disiapkan dengan bumbu gochujang dan lumuri hingga merata. Selanjutnya, masukkan kedalam wadah yang kedap udara. Gunakan wadah yang memiliki penutup atau pengunci rapat di bagian kedua atau keempat sisinya.

Jika memiliki wadah yang tidak memiliki penutup maka bisa menggunakan alumunium foil dan plastic wrap sebagai penutup. Setelah itu letakkan wadah ini pada suhu ruang minimal 2 hari. Setelah terfermentasi, masukkan kimchi pada kulkas. Penyimpanan kimchi pada suhu dingin dapat memperlambat proses fermentasi sehingga rasanya tidak terlalu asam.

“Jika kimchi sudah timbul jamur seperti bintik atau titik hitam, biru atau hijau sebaiknya dibuang. Kimchi yang diolah dan disimpan dengan tepat biasanya bisa bertahan lama, tapi karena saya pencinta kimchi, 5 hari saja langsung habis,” imbuhnya.

Tambahnya, kimchi sehat ini bisa langsung dikonsumsi atau dihidangkan dengan mi pun makanan lain, atau diolah lagi menjadi omelet dan nasi goreng kimchi.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *