Lagi, Anggota DPR dari PAN Minta Menkes Sediakan ICU Khusus DPR

Ilustrasi - Tenaga medis dengan alat dan pakaian pelindung bersiap memindahkan pasien positif Covid-19 dari ruang ICU menuju ruang operasi di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta, Rabu 13Mei 2020. (Foto: Antara)

[ad_1]

Setelah Wakil Sekretaris Jenderal PAN Rosaline Irene Rumaseuw mendesak pemerintah untuk membangun rumah sakit khusus untuk pejabat, kini muncul permintaan hampir serupa dari anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PArtai Amanat Nasional (PAN) Saleh Daulay.

Saleh Daulay dalam Rapat Kerja Komisi IX bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang dipantau secara daring, Selasa 13 Juli kemarin mendesak pemerintah agar menyediakan ruang ICU untuk anggota DPR.

“Saya tidak mau lagi misalnya mendengar anggota DPR yang tidak dapat tempat ICU, seperti yang dialami anggota fraksi PAN, saudaraku John Siffy Mirin, tidak mendapat ICU,” kata Saleh seperti dikutip dari CNNIndonesia.

Saleh menduga John meninggal dunia karena telat dibawa ke ICU karena rumah sakit penuh menangani pasien Covid-19. Dia yang juga Ketua Fraksi PAN di DPR RI itu mengungkap John meninggal tiga jam setelah dirawat di ICU RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut situasi saat ini memang lagi sulit. Apalagi kapasitas rumah sakit di penjuru daerah mulai menipis. Data Kementerian Kesehatan mencatat 12 provinsi memiliki keterisian tempat tidur (BOR) kritis.

Ke-12 provinsi itu adalah Banten dengan 91%, D.I.Yogyakarta 90%, DKI Jakarta 86%, dan Lampung 86%. Kemudian Jawa Barat 85%, Kalimantan Timur 85%, Jawa Tengah 83%, Jawa Timur 82%, Sumatera Selatan 80%, Papua Barat 79%, Kepulauan Riau 76%, dan Bengkulu 70%.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.