Langka, Kota Malang Kekurangan Stok Minyak Goreng

Kepala Diskopindag Kota Malang, Muhammad Sailendra saat ditemui di Gedung Kartini. (Foto: Lalu Theo/Ngopibareng.id)

[ad_1]

Kota Malang mengalami kekurangan stok minyak goreng akibat dampak dari langkanya komoditas barang tersebut. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Muhammad Sailendra mengatakan bahwa rata-rata ketersediaan minyak goreng berada di angka 8 ribu liter per-pekannya.

“Per minggu 8 ribu liter saja masih kurang. Jadi kalau stok minyak goreng curah masih belum mencukupi. Idealnya kebutuhan minyak goreng curah itu sebanyak 30 ribu liter per minggu,” ujarnya pada Senin 28 Maret 2022.

Komoditas minyak goreng curah kata Sailendra adalah yang paling diburu oleh masyarakat karena mendapatkan subsidi dari pemerintah. Sementara untuk minyak goreng kemasan, harga jualnya mengikuti mekanisme pasar.

“Jadi kami berharap dari pemerintah pusat bisa mengeluarkan operasi pasar minyak goreng curah di tiap daerah. Karena barangnya (minyak goreng) produsennya di pusat semua. Produsennya dari BUMN,” katanya.

Operasi pasar murah minyak goreng curah tersebut sudah disampaikan kepada Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia (RI) dan hingga saat ini masih menunggu respons dari institusi terkait.

“Jadi operasi minyak goreng curah ini kami prioritaskan untuk masyarakat yang membutuhkan serta UMKM yang bergerak di usaha seperti pembuatan kripik tempe, kerupuk dan lain-lain,” ujarnya.

Sailendra menambahkan saat ini pemerintah pusat sudah mengawasi secara ketat produsen minyak goreng mulai dari pengolahan bahan baku hingga jumlah produksi minyak goreng yang dihasilkan melalui Kementerian Perdagangan.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.