Langkah RS Mata Undaan untuk Mencegah Covid-19 agar Pasien Aman

Rizal Maulana, Tim PPI RS Mata Undaan Surabaya saat jelaskan upaya pencegahan Covid-19 di lingkungan RS Mata Undaan. (Foto: RS Mata Undaan)

[ad_1]

Pelayanan pada fasilitas kesehatan tetap harus dijalankan, meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini. Untuk itu memberikan rasa aman dan nyaman pada pasien menjadi hal utama.

Seperti yang dilakukan RS Mata Undaan Surabaya, melalui tim tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) RS Mata Undaan melakukan beberapa upaya-upaya meminimalkan penularan Covid-19 di lingkungan rumah sakit.

Salah satu anggota PPI RS Mata Undaan, Rizal Maulana S.Kep. Ns menjabarkan apa saja upaya-upaya itu:

1. Membentuk Tim Screening

Rizal mengatakan, screening pertama dilakukan sebelum masuk rumah sakit atau di depan pintu masuk rumah sakit. Dalam masa pandemi ini pintu masuk RS Mata Undaan hanya tiga yang dibuka, yakni pintu masuk di lobi utama, pintu masuk di lantai tiga dekat parkir mobil.

Screening yang dilakukan yaitu cek suhu dan gejala pada semua pasien serta semua karyawan RS Mata Undaan,” ujar Rizal dalam podcast BeriTanda yang tayang di YouTube Chanel RS Mata Undaan.

Screening kedua dilakukan pada masing-masing unit yang melakukan pemeriksaan, perawatan dan tindakan. “Pada screening kedua ini hasil screening akan dicatat dalam rekam medis pasien,” imbuhnya.

2. Terapkan Jaga Jarak

Penerapan jaga jarak ini, ujar Rizal dilakukan mulai ruang tunggu pasien. Kursi di ruang tunggu pasien diberi jarak satu hingga dua meter.

Selan itu agar jaga jarak diterapkan dengan maksimal, RS Mata Undaan juga menerapkan pembatasan pasien setiap harinya.

“Untuk pasien umum dan BPJS dibatasi 150 orang per hari, pasien VIP pagi 35 pasien per hari dan VIP sore setiap dokter dibatasi hanya 20 pasien setiap harinya,” kata tenaga kesehatan RS Mata Undaan ini.

3. Disinfektan Rutin, Berkala dan Insidentil

Rizal mengatakan, disinfektan ruangan di RS Mata Undaan dilakukan rutin, berkala dan insidentil. Disinfektan rutin dilakukan setiap hari, setiap dua jam sekali di ruangan kantor maupun di tempat pelayanan.

“Sedangkan disinfektan berkala dilakukan setiap minggu dengan melakukan general cleanning pada semua unit,” terangnya.

Untuk disinfektan insidentil, lanjutnya, dilakukan bila ditemukan pasien atau karyawan yang dicurigai Covid-19, akan dilakukan general cleaning dan penyemprotan.

Tak hanya pada pelayanan, RS Mata Undaan juga rutin melakukan swab untuk karyawan dan bila ada yang bergejala.

“Kami juga memberikan vitamin pada pada semua karyawan dan nakes. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir penularan pada karyawan ataupun nakes,” pungkasnya.

Tentang RS Mata Undaan

Rumah Sakit Mata Undaan adalah penyelenggara pelayanan kesehatan yang secara khusus melayani penderita penyakit mata. Rumah Sakit ini berdiri tahun 1933 dengan nama Soerabaiache Oogheelkundige Kliniek. Kini, Rumah Sakit Mata Undaan pun telah menjadi rumah sakit khusus menangani penyakit mata dan telah menjadi ikon Kota Surabaya.

Berlokasi di jantung Kota Surabaya, Rumah Sakit Mata Undaan adalah sebuah Rumah Sakit Khusus Kelas B yang memiliki 4 layanan unggulan. Diantara layanan tersebut adalah Lasik, Vitreo Retina, Glaukoma, dan Katarak.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.