Malioboro Viral Lagi, Tarif Parkir Rp 20 Ribu Netizen Menjerit

Tangkapan layar karcis di Malioboro yang harganya Rp 20 ribu (Foto: Instagram @omg.indonesia.id)

[ad_1]

Malioboro Yogyakarta kembali menjadi sorotan. Setelah sempat viral karena harga pecel yang selangit, kini Malioboro membuat warganet geger lagi. Kali ini yang membuat netizen heboh adalah harga parkir parkir mobil yang ditarif Rp 20 ribu. 

Curhatan Wisatawan yang Syok

Harga parkir mobil yang terbilang tak ramah kantong itu pertama diceritakan oleh akun bernama Rena Dheska Physio di Facebook. Di sana Rena menuliskan mengalaman tidak mengenakkannya saat mengunjungi Malioboro pada Minggu, 30 Mei 2021 malam. Saat itu dia hendak menemui saudaranya di titik nol kilometer Yogyakarta.

Rena dipaksa membayar parkir Rp 20 ribu sesuai yang tertera di karcis. Padahal biasanya harganya cuma Rp 5 ribu saja. Rena memarkirkan mobilnya di depan Museum Sonobudoyo di dekat kantor bank BNI.

Barang Hilang Ditanggung Sendiri

Dalam karcis yang terbuat dari kertas putih itu terdapat tulisan Karcis Parkir Jalan Akhmad Dahlan. Mobil Rp 20 ribu. Barang rusak atau hilang ditanggung pemilik sendiri.

Orang Yogya akan Malu

Rena telah mencoba menjelaskan kepada tukang parkir jika dirinya warga asli Yogyakarta. Terbukti dari pelat mobilnya yang terdapat huruf AB. Sayangnya ucapan Rena tak diindahkan. Dalam curhatannya itu sebagai warga lokal Rena mengaku orang Yogyakarta asli akan malu melihat nominal angka parkir yang mahal. Rena juga merasa iba jika wisatawan ditarik biaya tersebut. Menurut dia, tarif parkir itu di luar nalar.

Pernah Terjadi Sebelumnya

Sebelumnya pernah terjadi kasus yang sama pada bulan Februari 2021 silam. Pengguna bernama Surya Indrawan mengaku ditarif parkir dengan harga Rp 20 ribu untuk mobil. Saat itu dia memarkirkan mobilnya di Ramayana Department Store. Postingan Surya pun sempat viral. Akhirnya juru parkir di sana saat itu ditindak Dinas Perhubungan dan menyatakan permintaan maafnya.

Parkir Ilegal

Menanggapi hal tersebut Kabid Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta menyebut area parkir itu berstatus ilegal. Sehingga sebenarnya tidak diperbolehkan dan diizinkan untuk digunakan sebagai lahan pakir.

Sementara, harga tarif untuk mobil harusnya hanya dua ribu rupiah saja. Dugaan Dishub, kemungkinan juru parkir di sana aji mumpung lantaran banyaknya pengunjung yang datang saat akhir pekan. 

Koordinasi dengan Satreskrim

Mengetahui berita viralnya biaya parkir yang ‘nuthuk’ itu pihak Dishub segera berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta setempat. Biaya tarif dan juru parkir liar akan menjadi pengawasan yang utama. Dishub pun telah turun tangan dan memantau harga tarif parkir dikembalikan ke harga normal.

Viral di Instagram

Selain viral di Facebook, postingan mahalnya biaya parkir Malioboro juga viral di Instagram. Salah satunya setelah diunggah akun @omg.indonesia.id. Sejak diunggah, ada 2.398 likes dan 124 lebih komentar.

“Udah mahal, barang rusak atau hilang ditanggung pemilik sendiri. Enak banget tukang parkirnya,” tulis akun @andri.darren di kolom komentar.

“Tukang parkirnya pengen cepet naik haji,” sahut pengguna bernama @olivia_putrii.

“Hal sepele yang merusak citra nama kota Istimewa, emoji sedih,” timpal warganet lainnya. (Tri/Kmp/Lp6)

 



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.