Mengandung Perbudakan, Rolling Stones Coret Lagu ‘Brown Sugar’

  • Bagikan
The Rolling Stone ketika masih bersama drumernya, Charlie Wattas, (kedua dari kanan) yang meninggal 24 Agustus lalu. (Foto: Gigwise)


The Rolling Stones menyingkirkan lagu “Brown Sugar” dari daftar lagu tur “No Filter” di Amerika Serikat, karena  liriknya  kontroversial, menggambarkan perbudakan.

Banyak orang tidak menyadarinya, bahwa liriknya  tentang kengerian perbudakan. Tapi mereka mencoba menguburnya. Saat ini saya tidak ingin terlibat konflik dengan semua ini,” kata gitaris Keith Richards dalam wawancara dengan The Los Angeles Times setelah ditanya mengapa band menahan diri untuk tidak memainkan “Brown Sugar”.

Lagu yang dirilis pada 1971 itu dibuka dengan lirik yang menggambarkan perdagangan dan pemukulan pada budak di New Orleans. Lirik juga mengandung penggambaran seks non-konsensual yang dilakukan pemilik budak kepada seorang budaknya.

Lagu “Brown Sugar” telah menghadapi kritik baru di tengah meningkatnya kesadaran dan kepekaan budaya sehubungan dengan gerakan #MeToo dan Black Lives Matter.

Pada 2019, produser musik Ian Brennan menuduh band legendaris asal Inggris itu memuliakan perbudakan, pemerkosaan, penyiksaan, dan pedofilia. Ia menambahkan bahwa mereka bahkan bisa luput selama beberapa dekade dan menyerukan agar lagu-lagu itu dihapus dari radio.

“Masalah hari ini bukan tentang mereka yang pernah menulis lagu itu. Bukan juga tentang mereka jika tidak pernah menyanyikannya. Kesalahannya adalah mereka terus menyanyikannya,” tulis Brennan di The Chicago Tribune.

Namun, Richards dan Mick Jagger sama-sama menyatakan bahwa “Brown Sugar” mungkin tidak akan hilang selamanya. Jagger berharap band dapat menghidupkan kembali lagu itu di suatu waktu.

“Kami telah memainkan ‘Brown Sugar’ setiap malam sejak tahun 1970. Kami akan mengeluarkan lagu itu dari daftar tur untuk saat ini dan melihat bagaimana kelanjutannya. Kami mungkin akan memasukkannya kembali suatu saat nanti, di tempat yang lain,” kata Jagger.

Rolling Stone ditinggal drummernya, Charlie Watts yang meninggal karena kanker 24 Agustus lalu. (*)

Berikut lirik lagu Brown Sugar:

Gold Coast slave ship bound for cotton fields
Sold in the market down in New Orleans
Scarred old slaver knows he’s doin’ all right
Hear him whip the women just around midnight
Brown sugar, how come you taste so good
Brown sugar, just like a young girl should
Drums beatin’ cold, English blood runs hot
Lady of the house wonderin’ when it’s gonna stop
House boy knows that he’s doin’ all right
You should have heard him just around midnight
Brown sugar, how come you taste so good
Brown sugar, just like a young girl should
Brown sugar, how come you dance so good
Brown sugar, just like a black girl should
I bet your mama was a Cajun Queen
And all her boyfriends were sweet sixteen
I’m no school boy but I know what I like
You should have heard them just around midnight
Brown sugar, how come you taste so good
Brown sugar, just like a black girl should
I said, yeah, yeah, yeah, woo
How come you, how come you dance so good
Yeah, yeah, yeah, woo
Just like a, just like a black girl should
Yeah, yeah, yeah, woo

Terjemahannya:

Kapal budak Gold Coast menuju ladang kapas
Dijual di pasar di New Orleans
Budak tua yang terluka tahu dia baik-baik saja
Dengarkan dia mencambuk para wanita sekitar tengah malam
Gula merah, kenapa rasanya begitu enak?
Gula merah, seperti yang seharusnya dilakukan oleh seorang gadis muda
Drum berdetak dingin, darah Inggris menjadi panas
Nyonya rumah bertanya-tanya kapan itu akan berhenti
Anak asrama tahu bahwa dia baik-baik saja
Anda seharusnya mendengarnya sekitar tengah malam
Gula merah, kenapa rasanya begitu enak?
Gula merah, seperti yang seharusnya dilakukan oleh seorang gadis muda
Gula merah, kenapa kamu menari dengan sangat baik?
Gula merah, seperti yang seharusnya dilakukan oleh gadis kulit hitam
Saya yakin ibumu adalah Ratu Cajun
Dan semua pacarnya manis enam belas tahun
Saya bukan anak sekolah tapi saya tahu apa yang saya suka
Anda seharusnya mendengarnya sekitar tengah malam
Gula merah, kenapa rasanya begitu enak?
Gula merah, seperti yang seharusnya dilakukan oleh gadis kulit hitam
Saya berkata, ya, ya, ya, woo
Kenapa kamu, kenapa kamu menari dengan sangat baik
Ya, ya, ya, woo
Sama seperti, seperti seharusnya gadis kulit hitam
Ya, ya, ya, woo



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *