Film, Viral  

Misteri Lorong Waktu dan Virus Mematikan

Salah satu adegan film Twelve Monkeys yang dibintangi aktor Hollywood, Bruce Willis. (Foto: imdb.com)

[ad_1]

Big Movie GTV akan menayangkan film science fiction (sci-fi) berjudul 12 Monkeys, pada Minggu 23 Januari 2022 pukul 22.00 WIB. Di masa depan, Bumi hancur karena penyakit. Seorang tahanan dikirim ke masa lalu untuk mengumpulkan informasi tentang virus buatan manusia yang memusnahkan sebagian besar populasi di planet ini.

Bintang box office Bruce Willis dan Brad Pitt terperangkap di perjalanan lorong waktu yang misterius karya sutradara Terry Gilliam. Film ini terinspirasi dari film pendek La Jetee karya Chris Marker yang dirilis pada 1962 silam.

Naskah yang ditulis oleh David Peoples dan Janet Peoples memukau Terry Gilliam yang kemudian membesut film ini dengan bujet terbatas, 29,5 juta dolar AS dari Universal Pictures, dan hanya menggunakan properti seadanya untuk ukuran film bergenre fiksi ilmiah. Proses syuting berjalan sesuai jadwal, kecuali kendala cuaca dan kecelakaan yang dialami Terry Gilliam membuat waktu syuting molor seminggu.

Pihak Universal Pictures pun meminta Bruce Willis untuk menurunkan gajinya untuk film ini. Sebenarnya ini adalah hal yang sulit karena Willis saat itu adalah bintang besar yang sukses dengan Die Hard (1988) dan sequel-nya di tahun 1992.

Sementara itu, Brad Pitt saat itu belum menjadi bintang sehingga gajinya masih terbilang murah. Tetapi setelah film ini, Brad Pitt langsung menjelma menjadi bintang papan atas.

Sinopsis Film 12 Monkeys

Sebuah virus mematikan menyebar di tahun 1996 dan memusnahkan sebagian besar umat manusia. Populasi yang tersisa terpaksa hidup di bawah tanah. The Army of the Twelve Monkeys dipercaya sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam penyebaran virus ini.

Di tahun 2035, James Cole (Bruce Willis) adalah seorang tahanan yang hidup di bawah reruntuhan kota Philadelphia. James dipilih oleh dewan ilmuwan untuk kembali ke masa lalu untuk mengumpulkan informasi tentang asal mula virus sehingga mereka bisa mengembangkan antivirusnya. James selalu bermimpi tentang pengejaran dan penembakan di bandara.

James tiba di Baltimore pada tahun 1990, bukan di tahun 1996 sesuai rencana. Dia ditangkap dan dimasukkan ke rumah sakit jiwa dan ditangani oleh Dr. Kathryn Railly (Madeleine Stowe). Dia bertemu Jeffrey Goines (Brad Pitt), pasien yang memiliki pandangan fanatik tentang lingkungan hidup dan benci dengan mekanisme bisnis perusahaan-perusahaan besar.

Setelah wawancara yang gagal dengan para dokter kejiwaan, James dikurung di sebuah ruangan dengan dirantai. Tetapi tidak berapa lama, dia menghilang dan kembali ke tahun 2035. Karena James mengenali salah satu orang dalam foto yang diperlihatkan oleh dewan ilmuwan, James kembali dikirim ke masa lalu untuk mengumpulkan lebih banyak informasi.

Tetapi, dia terlempar ke salah satu pertempuran Perang Dunia I dan bertemu teman dari masa depannya. Dia tertembak di kaki dan langsung terlempar kembali ke tahun 1996. James menculik Dr. Railly yang baru saja mengisi seminar tentang penyakit jiwa yang menjadi isi buku yang ditulisnya. James meminta Dr. Railly mengantarkannya ke Philadelphia untuk mencari Jeffrey.

James menganggap Jeffrey adalah pendiri The Army of the Twelve Monkeys, dan ternyata dia adalah anak dari pengusaha peraih Nobel di bidang kesehatan. Tapi Jeffrey membantahnya dan menuduh jika James adalah otak dari kelompok itu dengan idenya yang diucapkannya waktu dirawat di rumah sakit jiwa dahulu. James sekali lagi menghilang ketika hendak ditangkap polisi.

Kembali di tahun 2035, James meyakinkan kepada dewan ilmuwan untuk mengirimnya kembali ke masa lalu karena dia berkomitmen untuk menuntaskan informasi yang telah dia kumpulkan.

Sekali lagi James dikirim ke tahun 1996 dan bertemu Dr. Railly yang mulai meyakini tentang kisah perjalanan lorong waktu James. Sedangkan James mulai meyakini yang sebaliknya, jika dia adalah orang gila.

Ternyata, rencana yang disusun oleh Jeffrey dan rekan-rekannya di The Army of the Twelve Monkeys adalah untuk membebaskan hewan-hewan dari kebun binatang dan mengurung ayahnya di kebun binatang sebagai gantinya.

James melapor ke masa depan melalui telepon dan menyatakan jika mereka salah tentang kelompok ini yang bukanlah penyebar asal mula virus.

Dr. Railly mengenali Dr. Peters, yang pernah ditemuinya di seminar dan merupakan kepala ilmuwan di laboratorium ayah Jeffrey, di bandara. Dia menyimpulkan jika Dr. Peters adalah penyebar asal mula virus. Ketika James mengetahuinya, dia mengejar dan berusaha menembak Dr. Peters, tetapi ternyata dia yang ditembak oleh polisi.

Adegan di mimpi James benar-benar terjadi. Dr. Railly menatap mata seorang anak laki-laki yang ada di bandara sebelum dibawa oleh polisi. Sementara itu, di dalam pesawat, Dr. Peters duduk di sebelah salah satu orang dari dewan ilmuwan di masa depan.

Perjalanan Lorong Waktu Misterius

Tercatat sepanjang film, James 3 kali kembali ke masa lalu. Di awal film kita dibuat percaya bahwa James memang dari masa depan, tetapi di pertengahan film kita dibuat bingung dan sebagian dari kita pasti percaya jika ternyata James memang benar orang gila.

Tetapi kemudian semua kembali berbalik ketika Dr. Railly memperlihatkan sebuah foto Perang Dunia I dengan James di dalamnya. Ada beberapa teori yang muncul setelah kita menonton film 12 Monkeys untuk mengetahui makna sebenarnya yang ingin diungkap dalam film ini.

Tetapi dari banyaknya perdebatan tentang maksud film ini, teori yang terkuat adalah kejadian itu merupakan ingatan James kecil di bandara yang melihat dirinya dalam versi dewasa dari masa depan ditembak.

* Disclaimer: Jadwal Big Movie GTV dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.