MS Glow for Men Jadi Titel Liga 3 Se-Jawa

  • Bagikan
Peluncuran Liga 3 se-Jawa di Hotel Double Three, Surabaya, Sabtu 23 Oktober 2021. (Foto: Fariz Yarbo/Ngopibareng.id)


Enam Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) se-Jawa Timur mendapat dukungan dari MS Glow For Men sebagai sponsor utama serta Emtek Group dalam mendukung gelaran Liga 3. Dukungan ini secara resmi diluncurkan serentak di Hotel Double Tree, Surabaya, Sabtu 23 Oktober 2021.

Gilang Widya Pramana selaku Co-Founder MS Glow For Men menyebutkan, dukungan ini diberikan dalam rangka untuk lebih menyemarakkan Liga 3. Apalagi, gelaran Liga 3 di enam provinsi ini akan disiarkan secara langsung baik melalui Rans Entertaiment maupun Vidio.com.

“Kenapa kita support Liga 3? Sebenarnya pembicaraan ini sudah lama dengan pengurus PSSI Pusat, lalu RANS Entertaiment kita satukan visi misi, cocok. Saya ingin untuk menaikkan hype-nya Liga 3 agar bisa semarak seperti Liga 1 dan Liga 2,” ungkap Gilang.

Pria yang lebih dikenal sebagai Juragan 99 ini berharap, dengan dukungan ini dapat meningkatkan motivasi seluruh pemain-pemain muda dan klub, mengingat Liga 3 memiliki regulasi untuk menggunakan pemain muda.

“Harapannya karena Liga 3 ini adalah liga paling bawah. Banyak pemain muda yang kita harap bisa termotivasi dan menjadi bibit pemain Timnas Indonesia ke depan,” harapnya.

Ketua Asprov PSSI se-Jawa berpose pada pembukaan Liga 3 se-Jawa 2021. (Foto: Fariz Yarbo/Ngopibareng.id)

Sementara itu, Ketua Asprov PSSI Jatim Ahmad Riyadh UB menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh MS Glow, Emtek Group, dan Rans Entertaiment karena dinilai akan mendukung pengembangan sepak bola di tingkat terbawah.

Riyadh mengatakan, bersatunya enam asprov ini tak lain berangkat dari kebersamaan untuk memajukan sepak bola. “Sepak bola itu persaudaraan visi misi kita sama bagaimana memajukan sepak bola,” ujarnya.

Pria yang berprofesi sebagai lawyer itu mengaku, asprov sudah melakukan persiapan dengan menjaga mutu kompetisi. Mulai dari melakukan penyeragan wasit, pengawas pertandingan, workshop pelatih, dan sebagainya.

“Semua sudah kita stel karena kita gak mau ada kejadian yang merugikan. Ini awal untuk mengembangkan sepak bola kita ke depan,” pungkasnya.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *