Pelaku UMKM Banyuwangi Bantu Uang Tunai ke Posko Bencana Semeru

Perwakilan anggota Akrab menyerahkan bantuan kepada petugas di Posko Penanganan bencana di Desa/Kecamatan Pasirian, Lumajang. (Foto: Istimewa)

[ad_1]

Pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) Banyuwangi turut peduli kepada warga Lumajang yang menjadi korban meletusnya Gunung Semeru. Mereka mengumpulkan bantuan dari sesama pelaku UMKM. Bantuan yang diberikan para pelaku usaha yang tergabung dalam Asosiasi Kuliner Kaos Kerajinan Aksesoris dan Batik Banyuwangi (AKRAB) ini diberikan dalam bentuk uang tunai.

“Teman-teman terpanggil untuk ikut membantu saudara-saudara kita di Lumajang yang sedang tertimpa musibah,” jelas Ketua Seksie Sosial AKRAB, Lulus Magfiroh, Minggu, 12 Desember 2021.

Secara sukarela seluruh anggota AKRAB mengumpulkan dana. Penggalangan dana di kalangan anggota AKRAB ini hanya berlangsung dua hari saja. Namun uang yang berhasil dikumpulkan nilainya cukup banyak.

“Alhamdulillah, sumbangan yang dari teman-teman nilainya cukup banyak. Dalam dua hari terkumpul  sebesar Rp17 juta,” jelas perempuan yang tinggal di Jl. Belimbing,  Perumahan Kalirejo, Kabat Banyuwangi ini.

Setelah terkumpul, uang hasil penggalangan dana itu kemudian diantar secara langsung ke Posko penanganan bencana erupsi Gunung Semeru, di Desa/Kecamatan Pasirian, Lumajang. Bantuan diserahkan langsung oleh Lulus Magfiroh bersama beberapa anggota AKRAB yang lain, pada Sabtu, 11 Desember  2021.

AKRAB memang sengaja memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai. Sebab dari informasi yang didapatkan, bantuan sembako bagi para korban erupsi Gunung Semeru ini sudah  cukup  melimpah.

“Jadi teman-teman sepakat bantuan kita serahkan dalam bentuk uang tunai. Semoga bantuan yang kami berikan bisa bermanfaat,” ujarnya.

Selain menyerahkan uang tunai hasil penggalangan, saat itu juga diserahkan 3 dos roti dan satu dos bolu. Selain itu,  ada juga popok bayi sebanyak satu dos, dan baju layak pakai sebanyak 10 dos. Dua barang ini merupakan  barang yang sangat dibutuhkan para pengungsi.

“Baju layak pakai dan popok bayi ini titipan dari teman-teman driver online yang ada di Banyuwangi,” ungkap perempuan yang memiliki usaha minuman tradisional ini.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.