Pembunuhan di Jalan Manukan, Polisi Temukan Barang Bukti Pelaku

Polisi saat menyegel rumah korban yang tewas terbunuh di Jalan Manukan Tama. (Foto: Istimewa)

[ad_1]

Penyelidikan polisi terkait tewasnya Suyatno, alias Sinchan, 67 tahun, warga Jalan Manukan Tama A3-6, pada Jumat, 7 Januari 2021, terus berlanjut. Kali ini aparat penegak hukum mengumpulkan barang bukti .

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana mengatakan, dari hasil olah TKP sementara pihaknya menemukan barang bukti yang diduga milik pelaku yang tertinggal di rumah korban.

“Hasil olah TKP, kami masih belum menemukan bukti-bukti petunjuk yang cukup jelas, namun di sana ditemukan barang milik terduga yang tertinggal yaitu, masker bekas,” kata Mirzal, Minggu, 9 Januari 2022.

Selain itu, kata Mirzal, pihaknya juga menemukan botol air mineral ukuran lima liter tergeletak di etalase. Ia menduga pelaku sempat berpura-pura membelinya sebelum menghabisi nyawa korban.

“Memang di sana kita juga mendapati bukti di mana terdapat botol air mineral yang berada di etalase, bisa jadi pelaku sebelumnya berpura-pura membelinya,” jelasnya.

Mirzal mengaku, polisi masih terus melakukan pendalaman dengan meminta keterangan saksi-saksi. Pihaknya juga masih mengumpulkan dan mempelajari rekaman CCTV yang diamankan di sekitar lokasi.

“Kami masih meminta keterangan dari beberapa warga sekitar, dan mencocokkan dengan rekaman CCTV. Memang belum jelas, karena kualitas gambarnya kurang bagus,” kata dia.

Mirzal mengungkapkan, sekecil apapun bukti yang ditemukan di lokasi sangat berharga. Sebab, dari hal tersebut polisi bisa melanjutkan proses penyelidikan hingga mendalam.

Oleh karena itu, lanjut Mirzal, pihak kepolisian berjanji bakal terus mencari bukti-bukti terkait lainnya. Agar fakta di balik terbunuhnya bapak dua anak tersebut dapat segera diungkap.

“Kami akan terus mencari bukti-bukti petunjuk sekecil apapun itu,” ucapnya.

Mirzal pun meminta kepada seluruh masyarakat yang mengetahui informasi tentang kasus pembunuhan Sinchan agar segera menghubungi polisi untuk membantu proses penyelidikan.

“Kami juga meminta kepada masyarakat Surabaya untuk memberikan informasi kepada kami, agar pelaku segera kami tangkap,” ujar dia.

Sebelumnya, pihak kepolisian menduga tewasnya Suyatno, alias Sinchan, 67 tahun, warga Jalan Manukan Tama A3-6, yang ditemukan tewas bersimbah darah, pada Jumat, 7 Januari 2021, bukan karena perampokan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolsek Tandes Kompol Hendry Ibnu Indarto. Dia mengatakan, setelah pihaknya melakukan olah TKP, diketahui barang berharga milik korban tidak ada yang hilang. 

“Untuk barang yang hilang, sampai sekarang belum ada,” kata Hendry, ketika dikonfirmasi, Jumat, 7 Januari 2022.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.