Pemda Lacak Pasien Sumber Penularan Omicron di Malang

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dokter Husnul Mu'arif saat berada di Mini Block Office (Foto: Lalu Theo/ngopibareng.id)

[ad_1]

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang sedang melakukan pengawasan terhadap suami dari pasien Omicron di Desa Banjararum, Singosari, Kabupaten Malang. Diduga, pasien Omicron dengan nama L tersebut tertular salah satu varian Covid-19 tersebut dari suaminya.

Suami dari pasien Omicron tersebut saat ini sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah orangt uanya di Kelurahan Mojolangu, Kota Malang. Namun, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dokter Husnul Mu’arif mengatakan bahwa yang bersangkutan masih belum bisa dinyatakan positif terinfeksi Omicron.

“Yang suaminya (pasien Omicron di Singosari) masih kami lakukan pemeriksaan. Kemarin Sabtu (15 Januari 2022) kami ambil swab-nya, hari ini kami ambil swab-nya juga, karena harus dua kali,” ujarnya pada Senin 17 Januari 2022.

Sampel uji swab tersebut dikirimkan ke Institute Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga (Unair) untuk dilakukan tes Whole Genome Sequencing atau WGS. “Nanti kami kirimkan (sampel swabnya). Nanti malam Insyaallah akan keluar hasilnya,” katanya.

Pihak puskesmas juga kata Husnul, sudah melakukan pengawasan terkait isolasi mandiri yang sedang dilakukan oleh pasien suspek Omicron tersebut. “Teman-teman (puskesmas) juga sudah koordinasi dengan RT/RW, lurah, camat setempat untuk memberikan pemahaman pada yang bersangkutan,” ujarnya.

Ditambahkan oleh Walikota Malang, Sutiaji mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan tracing terkait riwayat perjalanan yang bersangkutan selama di Kota Malang.

“Yang tadi suami dari pasien yang terinfeksi Omicron (di Singosari) pergerakannya di Kota Malang, ketemu siapa, ke mana saja, sudah kami tracing. Perjalanannya itu terdeteksi di tiga titik, oleh Puskesmas Mojolangu,” katanya.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.