Pendapatan PTFI Bakal Meningkat 100 Persen

  • Bagikan


Jakarta, SuaraKupang.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan groundbreaking pembangunan smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, pada hari ini (12/10). Smelter dengan nilai investasi mencapai Rp42 triliun dibangun di atas lahan seluas 100 hektar. Smelter ini akan menjadi smelter single line terbesar di dunia dengan kapasitas desain 1,7 juta ton konsentrat per tahun.

Peresmian ini menandai dimulainya tahap konstruksi smelter, setelah sejumlah tahapan dilakukan termasuk Front-End Engineering Design, reklamasi dan penguatan lahan, serta rekayasa detail yang sudah dimulai sejak akhir 2018. Hingga saat ini, kemajuan pembangunan smelter telah mencapai 8 persen.

Menteri BUMN, Erick Thohir memastikan kinerja, inovasi dan transformasi di PT Freeport Indonesia terus berlangsung hingga sekarang. Saat ini pertumbuhan pendapatan PTFI meningkat 100 persen. “Tahun lalu (2020) mencapai Rp50 triliun, sedangkan hingga Desember nanti diproyeksikan mencapai Rp105 triliun,” kata Menteri BUMN, Erick Thohir kepada wartawan di Jakarta, Selasa (12/10).

Menurutnya, keuntungan bersih PTFI tahun lalu mencapai Rp10 triliun. Direncanakan, hingga Desember bakal mencapai Rp40 triliun. Peningkatakan pendapatan dan laba bersih ini terjadi karena ada peningkatan kapasitas produksi PTFI dan peningatan harga tembaga.

“Smelter membutuhkan investasi Rp42 triliun. Fungsi dari smelter ini sebagai pemurnian tembaga yang menghasilkan katoda tembaga. Juga fasilitas pemurnian logam berharga yang menghasilkan emas perak dan logam berharga lainnya. Sehingga setelah Smelter jadi, nanti kita bisa hasilkan rata-rata 35 ton emas per tahun dengan nilai transaksi Rp30 triliun,” jelasnya.

Selama konstruksi, smelter ini direncanakan akan menyerap 40.000 tenaga kerja. Gubernur Jawa Timur juga meminta agar mayoritas pekerja berasal dari Jawa Timur sehingga terbentuk pembukaan tenaga kerja.

“Sesuai transformasi revolusi industri 4.0, enam bulan lagi kami akan meresmikan 5G mining. Ini yang pertama di asia tenggara, hasil kerja sama PTFI dengan Telkom. 5G mining ini berfungsi untuk menjaga keamanan operasional. Selain itum 5G minining memberikan proteksi bagi tenaga kerja. Juga yang menarik, di 5G mining juga ada istilah meningkatkan konektivitas integrasi hyper connect network. Rencananya di sana ada kecanggihan otonomus car. Otonomus truk truk besar yang dilakukan secara online,” tutupnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *