Penembakan Anjing di Malang, Polisi Cari Saksi Mata dan Bukti

  • Bagikan
Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudho Riambodo saat berada di Mako Polresta Malang Kota (Foto: Lalu Theo/ngopibareng.id)


Sebuah video viral beredar di akun instagram Christian_joshuapale. Video berdurasi 1 menit 11 detik itu merekam aksi dua pria yang diduga sebagai pemburu, menembak seekor anjing piaraan milik warga perumahaan Bukit Dieng, Malang. Dengan jarak sekitar 3 meter pria berbaju coklat itu menembak anjing hingga tewas.

Terkait hal tersebut Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudho Riambodo mengatakan pihaknya masih mencari pelaku penembakan dalam video tersebut.

Terakhir sudah ada dua saksi yang diperiksa oleh kepolisian terkait perkara tersebut. Dua saksi yang dimintai keterangan tersebut merupakan warga sekitar perumahan Bukit Dieng.

Tinton mengatakan pihaknya bakal menambah jumlah saksi lagi. Sebab, belum ada saksi yang melihat secara langsung peristiwa penembakan anjing dengan senapan angin itu.

“Kami masih dalami dan kami butuh saksi-saksinya itu yang memang kami masih ada kendala terhadap saksi-saksinya itu,” ujarnya pada Selasa 31 Agustus 2021.

Meski sudah memeriksa saksi, Tinton mengaku masih harus mencari barang bukti yang menguatkan proses penyelidikan. “Memang sudah ada yang kami periksa tapi kan kami butuh alat buktinya,” katanya.

Untuk diketahui bahwa video penembakan anjing yang viral di media sosial tersebut merupakan hasil rekaman kamera CCTV.

Dalam rekaman kamera pengintai itu menunjukkan seekor anjing sedang berada di jalan depan rumah warga di daerah Bukit Dieng, Kota Malang. Tiba-tiba seseorang membawa senapan angin mendekat.

“Senapan angin tidak apa-apa buat latihan, tapi kalau buat nembak orang ya salah apalagi binatang. Karena binatang oleh negara ini juga dilindungi, kalau memang terbukti kami kenakan pasal 302 KUHP,” ujarnya.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *