Penumpang KRL Meningkat, KAI Commuter Ingatkan Pengguna Untuk Tetap Disiplin Prokes

  • Bagikan


Jakarta, SuaraKupang.com – Seiring dibukanya kembali kegiatan ekonomi di sejumlah wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) dan Yogyakarta-Solo, volume penumpang yang menggunakan layanan Kereta Rel Listrik (KRL) mengalami peningkatan sekitar 6,7 persen. Peningkatan tersebut diikuti dengan pengetatan protokol kesehatan (prokes) yang dilakukan KAI Commuter di stasiun dan di dalam KRL.

“Aktivitas masyarakat meningkat seiring dibukanya kembali sejumlah kegiatan ekonomi membuat volume pengguna KRL juga bertambah. Sepanjang hari kerja di pekan kelima September (27 September-1 Oktober) rata-rata pengguna KRL sebanyak 359.829 orang per hari. Sedangkan di hari kerja pekan pertama Oktober (4-8 Oktober) rata-rata pengguna KRL sebanyak 384.205 orang per hari atau bertambah sekitar 6,7 persen,” kata VP Corsec KAI Commuter, Anne Purba di Jakarta, Minggu (10/10).

Meilhat bertambahnya pengguna KRL, KAI Commuter menerapkan jaga jarak sekaligus menghindari kerumunan dengan melakukan pembatasan pengguna sesuai kuota yang diizinkan. Selain itu, petugas di lapangan terus memperketat pemeriksaan sertifikat vaksin dan protokol kesehatan yang menjadi syarat untuk naik KRL. Pengguna KRL wajib menggunakan masker, membiasakan pola hidup sehat dengan mencuci tangan dengan sabun.

Sementara itu, KAI Commuter telah melakukan penyesuaian layanan KRL di Stasiun Manggarai sejak 9 Oktober 2021 lalu seiring ditutupnya jalur 4 dan 5 untuk tahap pembangunan. Adapun penyesuaiannya antara lain :

  • KRL relasi Cikarang-Jakarta Kota pp dilayani di jalur 1 dan 2
  • KRL tujuan Bogor/Depok/Nambo dilayani di jalur 6 dan 7
  • KRL relasi Bogor-Jakarta Kota pp dilayani di jalur 10, 11, 12, dan 13.

Operasional dan layanan KRL tetap berjalan normal dimulai pukul 04.00-22.00 WIB dengan 994 perjalanan per hari. Sebanyak 307 perjalanan melayani di jam sibuk pagi yaitu pukul 04.00-09.00 WIB dan sebanyak 243 perjalanan melayani di jam sibuk sore yaitu pukul 16.00-20.00 WIB. Sebagai antisipasi untuk menghindari kepadatan dan antrean di dalam KRL maupun di stasiun, KAI Commuter mengimbau pengguna untuk melihat aplikasi KRL Access dan gunakan KRL diluar jam sibuk.

“KAI Commuter tetap menerapkan protokol kesehatan dengan mewajibkan penggunaan masker ganda, menjaga jarak, dan mencuci tangan sebelum maupun sesudah naik kereta. Aturan tambahan yang ada selama masa pandemi ini juga tetap berlaku. Aturan tambahan ini mencakup tidak berbicara saat berada di dalam kereta, lansia dan pengguna dengan barang bawaan yang besar hanya diizinkan menggunakan KRL pada pukul 10:00 – 14:00 atau di luar jam-jam sibuk, serta anak balita sementara belum diizinkan naik KRL. Untuk siswa sekolah yang belum masuk usia vaksinasi tetap dapat menggunakan KRL dengan menunjukkan surat keterangan dari sekolah untuk pembelajaran tatap muka,” terangnya.

Seluruh upaya terus dilakukan KAI Commuter agar pengguna merasa aman, nyaman, dan sehat saat naik KRL. “Upayakan berkegiatan dari rumah, gunakan KRL hanya saat kondisi mendesak,” tutupnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *