Penyebaran Covid-19 Menggila, Warga Mojokerto Berburu Vaksin

  • Bagikan
Antrean warga menunggu vaksinasi massal di halaman Mapolres Mojokerto.(Foto: Deni Lukmantara/Ngopibareng)


Polres Mojokerto kembali melaksanakan vaksinasi massal, antusias masyarakat mengikuti vaksinasi kali ini cukup tinggi. Pasalnya, warga mereka mulai ketakutan dengan virus Covid-19 yang semakin meningkat dalam sepekan terakhir.

Tingginya antusias masyarakat untuk mendapatkan vaksin, membuat kuota 1.000 dosis tersebut langsung habis dalam waktu 3 jam saja. Pelaksanaan program vaksinasi massal dari Polres Mojokerto ini bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan TNI Kodim 0815 Mojokerto.

Satu tenda pendaftaran dan 10 tenda bilik vaksinasi didirikan di halaman Mapolres Mojokerto. Petugas gabungan dari Polres Mojokerto dan TNI Kodim 0815 Mojokerto dibantu Satpol PP dan relawan berjaga di pintu masuk utama.

Para peserta vaksinasi yang berbaris mengantre diminta menjaga jarak dan diarahkan untuk melakukan pendaftaran setelah mendapatkan nomor antrean. “Iya takut ( Virus Covid-19 semakin meningkat), makanya ini cari vaksin mumpung dekat rumah,” kata Fauzian Devi Anastasia 20 tahun, warga Desa Menanggal Kecamatan Mojosari, salah satu peserta vaksinasi kepada wartawan, Sabtu 26 Juni 2021.

Peserta yang sudah mendaftarkan diri satu per satu dipanggil oleh petugas untuk mendatangi bilik vaksinasi sesuai dengan antrean yang didapatkan. “Kami dukung vaksinasi dari pemerintah, gunakan kesempatan ini mumpung gratis agar terhindar dari virus Covid-19,” ujar Anastasia.

Setelah menjalani vaksinasi gratis, para peserta diminta ke sebuah tenda observasi untuk menunggu selama 15 menit lebih dulu sebagai meninggalkan tempat. Hal itu dilakukan untuk mengobservasi kejadian ikutan pacsa menjalankan vaksinasi. Selain itu mereka juga diberikan makanan ringan gratis berupa mie instant siap saji beserta minuman yang sudah disediakan.

“Sudah (Suntik vaksin), tadi diminta ke tenda observasi selama 15 menit. Alhamdulillah, tidak merasakan apa-apa,” cetus Bagus 25 tahun pria asal Kecamatan Bangsal usai disuntik vaksin.

Antrean warga menunggu giliran vaksinasi.(Deni Lukmantara/Ngopibareng)

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, vaksinasi massal tahap satu bagi masyarakat ini disiapkan sebanyak 1.000 dosis. Vaksinasi ini digelar serentak di Kabupaten Mojokerto, salah satunya di Mapolres Mojokerto.

“Ada beberapa warga luar Mojokerto, kita tetap melaksanakan penyuntikan vaksinasi. Nanti kita akan data dan kita kirim ke daerah asalnya untuk nanti dilaksanakan penyuntikan vaksin ke dua,”

Dony menambahkan, antusias warga cukup tinggi untuk mengikuti vaksinasi Covid-19. Vaksinasi tahap satu ini dilaksanakan secara bertahap karena belum semua sasaran menerima vaksin Covid-19. Pemerintah Kabupaten Mojokerto akan mengirimkan beberapa bantuan vaksinasi khusus untuk masyarakat Mojokerto.

“Dengan antusias yang sangat tinggi beberapa masyarakat belum terdaftar. Kegiatan ini tidak berahir hari ini, keterbatasan vaksin hari ini akan kami atur ulang lagi agar masyarakat tidak menumpuk. Kita akan undang kembali masyarakat untuk menjalani vaksin tahap kedua,” tandasnya.

Kasus Covid -19 di Kabupaten Mojokerto terus naik, termasuk beberapa daerah di Jawa Timur. Lonjakan kasus membuat Kabupaten Mojokerto yang berstatus zona kuning atau risiko penyebaran Covid-19 tergolong rendah, menjadi zona oranye atau risiko sedang.

Jumlah warga Kabupaten Mojokerto yang terinfeksi Covid-19 bertambah 13 jiwa, sehingga kasus Covid-19 di Kabupaten Mojokerto menjadi 2.797 jiwa pada Jumat 25 Juni 2021. Terdiri dari 263 kasus aktif, 2.460 pasien sembuh dan 74 pasien meninggal.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *