Persiapan PON Papua Bermasalah, KONI Jatim Harap Tidak Ditunda

  • Bagikan
Ilustrasi Mimika Sport Complex. (Foto: Istimewa)


Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur mengharap agar tidak terjadi penundaan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua yang direncanakan akan berlangsung pada bulan September-Oktober 2021 mendatang.

Harapan ini disampaikan karena banyaknya kabar miring tentang ketidaksiapan dua daerah yakni Kota Jayapura dan Kabupaten Mimika akibat tidak adanya kepastian anggaran dari PB PON.

Terbaru, Bupati Mimika, Eltinus Omaleng geram dan memerintahkan Kepala Dinas Pengerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) Kabupaten Mimika menghentikan kegiatan persiapan karena saat ini dana yang digunakan untuk pembangunan sejumlah venue di Kabupaten Mimika berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Mimika.

“Mudah-mudahan bisa diselesaikan dan tidak menimbulkan persoalan apa-apa. Kita juga mau konsultasi dengan KONI Pusat tentang ini,” kata Ketua Harian KONI Jatim, M. Nabil kepada Ngopibareng.id, Rabu 9 Juni 2021.

Ia berharap, sejumlah persoalan yang terjadi selama persiapan PON XX 2021 di Papua itu tidak berdampak pada penundaan pelaksanaan PON, karena sejatinya sudah tertunda selama satu tahun akibat pandemi Covid-19.

“Mudah-mudahan tidak (ditunda) karena kaitannya dengan pembiayaan. Kedua, komitmen atlet untuk semangat berlatih, dan terakhir konsep latihan ada peak (puncak) prestasinya kapan, kan semua itu sudah diukur dan ini penting semua. Jadi mulai kondisi psikologi atlet dan peak atlet ini patut dipertimbangkan,” imbuhya.

Apalagi, aku Nabil, kondisi seluruh venue yang ada di Papua, khususnya di Mimika dalam kondisi sangat representatif dan layak digunakan karena sudah berstandar internasional.

Walau terdengar kabar ini, Nabil memastikan, persiapan atlet PON Jatim tetap berjalan seperti biasa. Tim pelatih dan atlet juga diminta fokus berlatih dan tidak memikirkan kabar yang ada.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *