PLN Akuisisi Pasokan Listrik Perusahaan Raksasa Bahan Baku Tekstil Dunia

  • Bagikan
PLN Akuisisi Pasokan Listrik Perusahaan Raksasa Bahan Baku Tekstil Dunia


Jakarta, SuaraKupang.com – Setelah penandatanganan Berita Acara Insentif Captive yang dilakukan seacara daring, PT PLN (Persero) resmi mengakuisisi penyediaan listrik raksasa tekstil dunia, Indorama Group. PT Indorama Polychem yang masuk ke dalam Indorama Ventures merupakan Produsen PET resin dan poliester terbesar di dunia. Sementara PT Indorama Synthetics dikenal sebagai eksportir spun yarn (bahan baku benang) dan poliester terbesar Indonesia.

Kerja sama antara PLN dan PT Indorama dalam hal pasokan listrik sudah berlangsung sejak tahun 1993, namun seiring dengan berjalannya waktu untuk memenuhi kebutuhan kelistrikannya, PT Indorama membangun dan mengoperasikan pembangkit milik sendiri dan menjadikan listrik PLN sebagai back up. Saat ini, dengan meningkatnya kebutuhan pasokan listrik untuk aktivitas usahanya, PT Indorama memutuskan untuk kembali mengalihkan dan mempercayakan pasokan listriknya kepada PLN.
 
PLN memberikan solusi atas kebutuhan PT Indorama dengan layanan Insentif Tarif Progresive Captive Power Acquisition bagi pelanggan industri. Layanan ini memberikan insentif bagi pelanggan yang bersedia mengalihkan penggunaan listrik mandiri dari pembangkitnya ke listrik PLN berupa insentif tarif listrik sekaligus keandalan pasokan listrik secara penuh dari PLN.
 
“Dengan adanya perjanjian ini maka PLN serta PT Indorama Polychem dan PT Indorama Synthetics sepakat untuk melakukan kerja sama incentive captive milik PT Indorama Polychem sebesar 1 x 30 Mega Watt (MW) dan milik PT Indorama Synthetics sebesar 1 x 32 MW,” kata Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (29/10).

Kedua pabrik milik Indorama dipasok dari GI Purwakarta dan GI KTT Indorama, yang masuk dalam Subsistem Cirata dan terhubung dengan Subsistem Delta Mas serta Subsistem Bandung Selatan. Karena terhubung dengan tiga subsistem sekaligus, Bob memastikan sistem yang menyuplai Indorama sangat kuat dan andal.
 
“Kami berupaya memberikan yang terbaik bagi pelanggan kami. Kami berkomitmen untuk selalu meningkatkan keandalan pasok listrik dan memastikan pasokan aman,” katanya.
 
Bagi PLN, Bob menambahkan, melalui kerja sama ini PLN dapat menjalankan kewajiban untuk memenuhi listrik yang andal tanpa henti sehingga PT Indorama Polychem dan PT Indorama Synthetics dapat fokus pada bisnis yang lebih produktif.
 
Sementara bagi PT Indorama Polychem dan PT Indorama Synthetics, dengan adanya akuisisi ini potensi efisiensi biaya yang didapatkan Indorama menjadi lebih besar, sehingga dapat mengoptimalkan produktivitas.
 
“Kami berharap kerja sama yang baik ini juga memberikan hasil yang baik. Semoga kerja sama ini menjadi langkah awal untuk kerja sama lain yang akan terjalin ke depannya antara PLN dengan Indorama,” imbuh Bob.
 
Presiden Direktur PT Indorama Polychem Saurabh Mishra mengaku senang dapat kembali melanjutkan kerja sama dengan PLN. Terlebih jalinan kerja sama Indorama dan PLN sudah berlangsung selama puluhan tahun, sejak pabrik Purwakarta di Jatiluhur berdiri. Sesuai dengan arahan presiden, kegiatan ekspor yang dilakukan oleh Indorama akan mendapatkan prioritas. Oleh Karena itu, perusahaannya berencana untuk terus meningkatkan investasinya di Indonesia.
 
“Investasi kami di Indonesia akan selalu bertambah. Pabrik manufaktur kami selalu butuh listrik dan kami senang sekali kerja sama dengan PLN, karena tim dari PLN sangat kooperatif,” sebut Surabh.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *