Pontrenmu Didirikan, Arab Saudi Dukung Usaha Cerdas Muhammadiyah

  • Bagikan
Kepala Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi, Syeikh Ahmad bin Essa Al Hazmi melakukan kunjungan ke SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga. (Foto: Istimewa)


Pemerintah Arab Saudi mendukung usaha Muhammadiyah dalam mencerdaskan putra-putri bangsa melalui rencana pendirian Pondok Pesantren Muhammadiyah (Pontrenmu) At-Tanwir di Kota Salatiga, Jawa Tengah.

Dukungan tersebut didapat ketika Kepala Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi, Syeikh Ahmad bin Essa Al Hazmi melakukan kunjungan ke SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga.

Menurutnya, setiap usaha yang dilakukan oleh umat muslim dalam mencerdaskan dan berjuang untuk agama Islam harus didukung dan dihormati, sebab dari usaha tersebut kerahmatan Islam bisa dirasakan oleh semua kalangan.

“Mari kita semua menyadari bahwa kita tidak sekadar menikmati Islam. Tapi ada orang yang berjuang, berjihad dan mengajarkan hukum syariah agar agama Islam senantiasa menghiasi pribadi muslim yang saat ini kita nikmati,” ungkapnya dalam keterangan Kamis, 2 September 2021.

Dukungan Pendirian Masjid Pula

Di sisi lain kerjasama yang dibangun antara Muhammadiyah dengan Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia (KSA) sudah terjadi, seperti pembangunan masjid di Kompleks SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga. Masjid Al Muhajirin yang berdiri di belakang gedung sekolah tersebut adalah bukti bentuk kerjasama antara Muhammadiyah dengan KSA.

Oleh karena itu kesempatan kunjungan ini juga dimanfaatkan oleh Syeikh Ahmad bin Essa untuk mengecek kondisi masjid, beliau percaya bahwa kerjasama dengan Muhammadiyah akan memberikan kemanfaatan lebih luas, mengingat jangkauan yang dimiliki oleh Muhammadiyah sampai pada level pimpinan ranting atau desa-desa.

Sementara itu, perwakilan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Salatiga, Saadi memaparkan bahwa Pontrenmu At Tanwir dibangun bukan hanya untuk mencetak kader Persyarikatan Muhammadiyah, tapi juga kader umat, dan bangsa, terkhusus nanti mereka akan memakmurkan masjid.

“Kami juga akan membangun pesantren di belakang Masjid Al Muhajirin ini. Harapan kami dengan adanya pesantren nantinya Masjid Al Muhajirin akan lebih makmur dengan dijadikannya sebagai pusat pembelajaran para santri,” ujarnya.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *