Positif Covid-19 di Indonesia Bertambah 44.721 Kasus

  • Bagikan
Ilustrasi sebaran virus corona atau Covid-19. (Grafis: Fa Vidhi/Ngopibareng.id)


Kasus positif Covid-19 di Indonesia kembali bertambah sebanyak 44.721 pada hari ini, Minggu 18 Juli 2021. Dengan tambahan hari ini, total kasus positif menjadi 2.877.476. Data tersebut sebagaimana dilihat di situs resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

DKI Jakarta jadi provinsi terbanyak dengan 12.182 kasus. Jawa Barat berada di urutan berikutnya dengan 7.192 kasus. Jawa Timur berada di posisi 3 dengan 6.269. Posisi empat Banten dengan 4.016 kasus. Semdi urutan berikutnya. Sementara posisi 5 yakni Jawa Tengah dengan 3.270 kasus.

Sementara itu, pasien sembuh sebanyak 29.264 orang. Total 2.261.658 orang telah sembuh dari corona. Kasus kematian tercatat 1.093 orang. Sebanyak 73.582 orang meninggal terkait Covid-19 selama pandemi. Sementara itu, sebanyak 150.522 spesimen diperiksa melalui metode real time polymerase chain reaction (RT PCR), 844 spesimen melalui, tes cepat molekuler (TCM), dan 75.717 spesimen menggunakan antigen.

Sebelumnya, kasus positif Covid-19 di Indonesia pada Sabtu 17 Juli 2021, sebanyak 51.952 dengan total kasus positif menjadi 2.832.755. Sementara pasien sembuh sebanyak 27.903 orang, dan totalnya menjadi 2.232.394 orang. Untuk kasus kematian tercatat 1.092 orang. Totalnya menjadi 72.489 orang meninggal terkait Covid-19 selama pandemi.

Di sisi lain, kasus Covid-19 di dunia dikutip dari situs data realtime Worldometers, Indonesia masih masuk dalam lima besar negara dengan kasus harian tertinggi di dunia. Berikut lima negara dengan kasus harian Covid-19 tertinggi di dunia:

1. Inggris terjadi penambahan 54.674 kasus positif

2. Indonesia terjadi penambahan 51.952 kasus positif

3. India terjadi penambahan 41.222 kasus positif

4. Brazil terjadi penambahan 34.339 kasus positif

5. Rusia terjadi penambahan 25.116 kasus positif

Saat ini, Pemerintah Indonesia masih memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk mengurangi penularan Covid-19 yang bakal berlaku sampai akhir Juli 2021.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *